Sudah Terdeteksi, Buron Sekaligus Oknum Pengasuh Ponpes di Tajinan Malang Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati

Polres Malang (blok-a/Putu Ayu Pratama S)
Polres Malang (blok-a/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Buron sekaligus oknum Pengasuh Ponpes di Tajinan yakni Gus Tamyis resmi ditetapkan tersangka pencabulan terhadap santriwati.

Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan alasan Gus Tamyis ditetapkan sebagai tersangka karena polisi telah mengantongi beberapa petunjuk bahwa pengasuh Ponpes di Tajinan Malang itu diduga kuat melakukan pencabulan terhadap santriwati.

Meskipun ditetapkan sebagai tersangka, Gus Tamyis hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Polisi masih memburu Gus Tamyis.

“Belum tertangkap, masih proses lidik, tetapi sudah terdeteksi,” tutur Rizki singkat, saat dikonfirmasi Kamis (18/05/2023).

Sementara itu, Panit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Reskrim Polres Malang Aipda Nur Leha mengatakan, sejumlah saksi juga telah didatangkan serta menjalani pemeriksaan, mereka adalah korban dan orang tua korban serta sejumlah orang lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Korban yang diperiksa ada lima orang. Saksi yang diperiksa ada tiga, yakni satu orang tua korban dan dua mantan pengajar di pondok,” terang Leha.

Sebelumnya, Oknum Pengasuh Pondok (Ponpes) di Tajinan masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait tindak asusila pencabulan yang dilalukan terhadap sejumlah santrinya, hingga kini sejumlah korban alami trauma berat.

Namun, dari pertengahan April 2023 saat penetapan ststus DPO hingga saat ini pada Kamis (7/05) terduga pelaku masih juga belum ditemukan. Hal tersebut disampaikan oleh Advokat YLBHI-LBH Pos Malang, Tri Evi selaku pendaming korban atas kasus tersebut.

“Masih DPO, pelaku belum juga ketemu. Ini juga melihatkan buser untuk pencarian terduga pelaku,” terang Tri Evi saat dikonfirmasi, Minggu (7/05/2023).

(ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?