Sepi Peminat, Damri Rute Batu-Bromo Kini Jadi Bus ‘Panggilan’

Damri
Foto : Istimewa

KOTA BATU – Di masa pandemi covid-19 seperti saat ini, banyak pegiat travel pariwisata yang mengeluh karena sepinya wisatawan. Salah satunya seperti operasional bus Damri yang melayani rute pariwisata dari Kota Batu ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

GM Perum Damri Cabang Malang Zuryani mengatakan, sebelumnya ada dua unit bus yang rutin beroperasi, namun sekarang sudah tidak ada lagi. Sebab permintaan dari konsumen atau masyarakat sepi. Pihaknya pun tetap melayani jika ada permintaan dari konsumen.

“Kalau ada permintaan yang tetap kita layani. Tapi memang sudah tidak seperti awal-awal diresmikan,” ujarnya, Senin (19/4).

Lanjut Zuryani, turunnya permintaan berwisata ke Bromo ini karena adanya sejumlah persyaratan bagi orang yang akan berpergian selama pandemi Covid-19.

“Sebelum pandemi kan dua unit bus tersebut bisa menyediakan kapasitas 37 tempat duduk yang melayani rute perjalanan wisata dari Kota Batu ke TNBTS. Kini, hanya menyediakan kapasitas tempat duduk sebanyak 16 kursi saja karena adanya pembatasan penumpang dalam kendaraan,” bebernya.

Selain itu untuk tarif pun juga mengalami perubahan, yang sebelumnya Rp 40 ribu kini menjadi Rp 50 ribu untuk sekali jalan saja. Perubahan tarif ini karena adanya kebutuhan layanan prokes di dalam kendaraan yang harus disediakan pihaknya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Imam Suryono menjelaskan, Damri merupakan program turunan dari Pemerintah Pusat dan diprioritaskan terhadap masyarakat menengah ke bawah.

“Bus Damri ini mengangkut penumpang dari Terminal Kota Batu langsung menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Tidak menaikkan atau menurunkan penumpang di sepanjang perjalanan menuju Bromo. Begitu juga sebaliknya. Itu kesepakatan kami dengan DAMRI. Jadi tak perlu khawatir berlebihan,” jelasnya.

Diketahui, modal transportasi darat milik BUMN ini dioperasikan di 11 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), salah satunya di Kota Batu yang berdekatan dengan kawasan TNBTS.

Di lain sisi, Pemkot Batu kini berusaha memulihkan perekonomian melalui gencaran produk-produk pariwisatanya. Kadisparta Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, pihaknya juga memberdayakan perekonomian pelaku wisata seperti para komunitas travel dengan memberikan paket kunjungan kepada wisatawan.

“Dengan hal ini, maka para pegiat travel bisa terbantu dengan melakukan rute wisata di Kota Batu ini,” ujarnya

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com