Sempat Seret Mobil hingga Seruduk Truk Gandeng, Begini Awal Mula Tabrakan Beruntun di Singosari

Kecelakaan
Kecelakaan - Foto: Istimewa

MALANG – Kecelakaan hebat terjadi pertigaan antara jalan Raya Song-song dan jalan Raya Diponegoro, Ardimulyo, Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (5/9). Terjadi sekitar pukul 10.51 WIB, kecelakaan diduga akibat Bus Tentrem bernomor polisi N 7057 UG kehilangan kendali akibat rem blong.

Kala itu, bus yang berjalan dari arah Surabaya menuju Malang itu sedang berada di lajur kiri. Laju bus tak terkendali setelah diketahui mengerem mendadak akibat menghindari sepeda motor.

Saat itu rem bus blong. Tak dinyana, Bus yang berasal dari PO Tentrem itu lantas menyeruduk mobil Honda BRV. Bus menyeruduk sisi samping kiri mobil Honda BRV warna putih bernopol N 697 VR yang berada di lajur sebelah kanan.

“Bus menabrak bagian belakang mobil Honda BRV putih yang saat itu sedang berjalan di depan bus. Laju bus makin tak terkendali dan menyeret mobil tersebut,” ujar Saksi mata di lokasi kejadian kecelakaan, Siswoyo.

Bus makin tak terkendali dan langsung menyeret mobil tersebut masuk ke arah jalur berlawanan. Yaitu lajur dari arah Malang ke Surabaya.

Tak berhenti sampai situ, bus kemudian diketahui menabrak mobil lain. “Bus menabrak truk tangki di bagian samping kanan depan. Truk tangki gandeng itu berjalan dari arah berlawanan yaitu dari arah Malang menuju Surabaya,” tambah pria 40 tahunan itu.

Bus menabrak truk tangki gandeng bernopol G 1437 QE itu yang diketahui membawa tetes tebu. Dari informasi warga, bus baru berhenti usai menabrak pagar rumah milik warga yang berada di pinggir jalan.

Supir truk tetes tebu, Slamet Riyono menceritakan bahwa saat itu dirinya dalam perjalanan dari Pabrik Gula Kebon Agung hendak menuju ke Krian, Sidoarjo.

“Saya mengendarai truk ditemani oleh kernet. Truk yang saya kendarai pun juga berjalan tidak terlalu kencang,” ungkap pria 54 tahun warga Pekalongan itu.

Brak! truk yang dia kendarai ditabrak dari depan oleh bus. “Tahu-tahu bruak langsung kaget dan langsung bingung,” tambahnya. Beruntung, Slamet dan sang kernet hanya mengalami luka ringan.

Akibat kejadian ini, penumpang mobil Honda BRV yang diketahui berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 40 tahunan itu langsung tewas di lokasi kejadian.

Dari informasi, dalam mobil Honda BRV ada satu keluarga berjumlah tiga orang. Pengemudi mobil Honda dan anaknya yang masih berusia sekitar 6 tahun selamat. Sedangkan istrinya yang duduk di bagian depan mobil meninggal di lokasi kejadian.

“Kita masih data identitasnya,” urai Anggota Unit Laka Lantas Polsek Singosari Bripka Agus Sulistiawan.

Penumpang maupun korban yang alami luka-luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, sekitar pukul 14.25 WIB, ketiga kendaraan yang terlibat laka lantas telah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas baik dari arah Surabaya ke Malang maupun sebaliknya sempat macet parah. Kemacetan diketahui terjadi hingga sekitar 4 kilometer.

Polisi sempat melakukan buka tutup arus lalu lintas untuk memperlancar arus kendaraan.

Kini kondisi arus lalu lintas, baik dari Malang ke Surabaya maupun sebaliknya sudah berangsur lancar kembali.

Exit mobile version