KABUPATEN MALANG – Calon Bupati nomor urut satu, H.M Sanusi terkena kasus dugaan penyebaran informasi hoax.
Dugaan kasus ini berdasarkan unggahan instagram story resmi Sanusi @abahsanusi.N1 beberapa hari yang lalu. Akun tersebut mengunggah postingan ulang akun bernama @mr_attureni.
Postingan insta story tersebut mengatakan bahwa calon bupati nomor urut dua Lathifah Shohib telah mendukung Sanusi.

Sebab dalam postingan tersebut bertuliskan ‘Alhamdulilah Akhirnya Bu Nyai Lathifah dan Tim LaDub Berubah Haluan. Monggo Para Pendukungnya Pindah Mendukung Nomor 1’ lengkap dengan gambar Lathifah dan sejumlah wanita berpose dengan gaya satu jari.
Hal ini pun membuat Tim LaDub menilai itu adalah informasi bohong dan tidak sepantasnya diunggah oleh Cabup Sanusi.
Gambar tersebut dijelaskan, Ketua Tim Hukum LaDub, Dahri Abdussalam adalah waktu Lathifah kampanye menjadi caleg (calon legislatif) 2019 lalu.
“Dan akan kami laporkan dan menempuh jalur hukum segera setelah kami lakukan kajian,” ujar beberapa hari yang lalu.
Hari ini Minggu (8/11) tersiar kabar bahwa tim LaDub sudah melaporkan Sanusi atas kelakuan tersebut. Buktinya, Media Center LaDub, Muhammad Anas Muttaqqin menyebarkan bahwa Bawaslu Kabupaten Malang segera memanggil Sanusi antara jam 11.00 sampai 23.00 malam nanti.
“Menindaklanjuti kasus story instagram cabup Sanusi, hari ini yang bersangkutan dipanggil Bawaslu antara jam 11 siang – malam. Untuk jam pastinya bisa cek ke Bawaslu,” kata ia.
Namun, sayang ternyata hari ini Bawaslu Kabupaten Malang tidak memanggil Sanusi. Bahkan Bawaslu Kabupaten Malang tidak tahu menahu terkait kasus informasi hoax Sanusi di instagram itu.
“Saya tidak ada laporan terkait hal itu. Saya saja baru tahu setelah ditunjukan barusan,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva saat ditemui Blok-A di kantornya Minggu (8/11).
George pun mengatakan kalau ada laporan, Bawaslu siap menyelidiki kasus dugaan informasi hoax itu. “Ya kalau ada pasti kami langsung lakukan pengkajian. Tapi sementara ini masih belum ada,” tuturnya.
George pun berasumsi bahwa apa yang diunggah Sanusi kemungkinan adalah gurauan semata. “Tapi karena ini Pilkada jadi diplintir kayak gitu-gitu,” tutupnya.



