Sampah Menggunung di Bahu Jalan Sidoarjo, Warga Keluhkan Bau

Tumpukan sampah di sempadan jalan utama Surabaya-Mojokerto, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.(blok-a.com/Fahmi)
Tumpukan sampah di sempadan jalan utama Surabaya-Mojokerto, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.(blok-a.com/Fahmi)

Sidoarjo, blok-a.com – Tumpukan sampah terlihat menggunung di sempadan sungai dan jalan utama jalur Surabaya-Mojokerto, tepatnya di Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Padahal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo saat ini tengah gencar menjalankan program jihad bersih-bersih sungai.

Keberadaan sampah yang berserakan sepanjang 15 meter tersebut banyak dikeluhkan warga. Lantaran tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap, terutama saat musim hujan.

“Nyatanya sampai hari ini tumpukan sampah dibiarkan begitu saja,” keluh Husain, warga Balongbendo, Kamis (13/2/2025).

Husain menyebut tumpukan sampah ini semakin parah karena banyak warga dari luar Desa Wonokupang yang ikut membuang sampah di lokasi tersebut.

Senada dengan itu, Bambang, Ketua RT 05 RW 3 Desa Wonokupang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengusulkan pembersihan sampah dalam rapat desa. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata.

“Beberapa kali sudah saya sampaikan dalam rapat agar dilakukan pembersihan. Waktu ada pengerukan saluran di sebelah rumah, saya juga ingatkan perangkat desa agar sampah di tepi jalan itu dibersihkan. Tapi mereka bilang nanti ada petugas kebersihan dari Kecamatan Balongbendo yang akan mengangkut,” ujarnya.

Sementara itu, Mustain, Seksi Pembangunan Bidang Kebersihan Kecamatan Balongbendo, menyarankan agar pemerintah desa (Pemdes) mengirimkan surat laporan resmi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.

“Kami punya keterbatasan armada angkutan sampah. Jadi, saya sarankan warga melalui Pemdes Wonokupang mengirim surat ke DLHK Sidoarjo dengan tembusan ke Camat Balongbendo,” kata Mustain.

Menurutnya, sampah dalam jumlah besar membutuhkan kendaraan pengangkut yang lebih besar, karena armada yang dimiliki Kecamatan Balongbendo kapasitasnya terbatas.

Pantauan di lokasi, hingga kini, belum ada tindakan konkret dari DLHK Sidoarjo membersihkan tumpukan sampah di lokasi tersebut. Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar masalah ini tidak berlarut-larut. (fah/lio)

Exit mobile version