BLOK-A – Restoran di Thailand memasukkan ganja sebagai salah satu bahan masakan dalam hidangannya. Ini dikarenakan beberapa negara telah melegalkan ganja sebagai penggunaan medis.
Restoran yang terletak di Kota Prachinburi, Thailand tersebut menghadirkan berbagai menu dengan bahan dasar ganja. Namun, menu ganja di restoran ini tidak akan membuat orang yang mengonsumsinya ‘high’ atau mengalami euforia layaknya penggunaan jenis narkotika lain. Pasalnya, restoran hanya menggunakan bagian tanaman tertentu yang dianggap aman untuk dikonsumsi.
Mengutip The Thaiger, Jumat (15/1), restoran hanya menggunakan beberapa bagian tanaman dengan kandungan tetrahydrocannabinol (THC) yang sangat rendah, seperti bagian batang, daun, dan akar. Bagian tanaman ini berstatus legal untuk dikonsumsi.
Bagian tanaman ganja yang masih berstatus ilegal adalah bagian kuncup atau tunas, dan diklasifikasikan sebagai narkotika kategori 5 di Thailand.
Restoran ini menyajikan salad pedas dengan daun ganja goreng sebagai salah satu sayur pilihannya. Ada juga roti yang disajikan bersama duan ganja dan daging pilihan.
Selain itu, ada menu bernama Smiley Tempura yang disajikan dengan lima daun ganja goreng dan salad mangga pedas. Pengunjung juga bisa mencicipi Good-mood Pizza yang dipanggang dengan taburan potongan daun ganja.
Tak hanya menu makanan, restoran bernama Ban Lao Rueng ini turut menghadirkan minuman jus herbal berbahan ganja dengan nama Good-mood Soda.
Sebelumnya, pemerintah Thailand resmi mengeluarkan daun, batang, dan akar ganja dari daftar narkotika. Artinya, semua bagian tanaman ganja boleh dikonsumsi kecuali bagian kuncup.
Namun, hanya mereka yang diberi wewenang oleh pemerintah Thailand yang dapat menanam dan membudidayakan ganja. Salah satunya adalah RS Chao Praya Abhaibhubejhr, yang terletak tepat di sebelah restoran.




