KOTA BATU – Selama Ramadan, Pemkot Batu mempertimbangkan target vaksinasi yang harus dirampungkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan untuk target vaksinasi pihaknya akan memfokuskan terhadap lansia.
Lansia diprioritaskan agar imunnya lebih kuat saat tiba momen silahturahmi lebaran nanti. Ya, sudah menjadi tradisi jika saat lebaran digunakan orang terdekat untuk berkumpul.
“Ketika vaksin datang, kita akan targetkan terlebih dahulu terhadap lansia. Sebab, pada Hari Raya nanti banyak keluarga (bisa dikatakan OTG) bisa menulari nenek/kakek mereka. Karena di Batu yang terjangkit Covid-19 ini rata-rata lansia,” jelas Punjul, Kamis (22/4).
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk membantu dalam penyuntikan vaksin. Nantinya begitu vaksin turun dalam 2 minggu ini, maka akan langsung difokuskan untuk lansia.
“TNI/ Polri ini kan memiliki dokter-dokter yang ahli dalam bidang tersebut. Makanya kami minta bantuan untuk melakukan vaksin terhadap lansia,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan target vaksinasi bagi lansia di Kota Batu sekitar 14 ribu orang. Pemberian vaksinasi dosis pertama telah dilakukan pada 2.763 orang.
“Kini kita masih menunggu vaksin datang lagi untuk melakukan vaksinasi dosis kedua,” ujarnya.
Diketahui, Para lansia melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Puskesmas Batu, Senin (12/4) lalu. Kepala Puskesmas Batu, dr Kartini Kristalina mengatakan, pihaknya memfokuskan vaksinasi terhadap lansia yang berada di dua wilayah. Yakni, Desa Oro-oro Ombo dan Kelurahan Ngaglik.
“Untuk jumlah yang terdata, Kelurahan Ngaglik ada 75 orang. Sedangkan, Desa Oro-oro Ombo ada 17 orang. Tapi tidak menutup kemungkinan, jika ada yang menyusul datang di luar jatah data yang ada,” ujarnya.
Untuk vaksinasi dosis pertama pihaknya mendapatkan 36 vial. Di mana 1 vialnya diperuntukkan bagi 10 orang. Diperkirakan total sebanyak 177 hingga 180 orang yang melakukan vaksinasi.
“Kemudian, dilanjut vaksinasi lansia sebanyak 85 orang. Yang mencakup 5 wilayah. Yakni Ngaglik, Oro-oro Ombo, Pesanggrahan, Sumberejo, dan Songgokerto,” katanya.




