KOTA BATU – Beberapa hari terakhir Kota Batu dilanda serangkaian bencana yang kebanyakan merupakan tanah longsor. Dengan topografi wilayah yang berbukit menjadikan wilayah Kota Batu rentan terhadap bencana alam terlebih saat musim penghujan.
Untuk itu Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengajak masyarakat Kota Batu untuk lebih bijak dalam menjaga alam. Apalagi dalam beberapa hari terjadi tanah longsor di kawasan Payung Songgoriti. Dewanti mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon dan mengolah sampah dengan bijak.
“Kebiasaan untuk tidak peduli lingkungan segera harus diubah dengan menjaga dan menyayangi alam. Kalau kita tidak mau mendapatkan musibah dan bencana alam, mari menanam pohon dan mengolah sampah dengan bijak,” ujar Dewanti, Selasa (2/3).
Dewanti juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dengan tidak sembaranagn membuka lahan. Bahkan Pemkot Batu telah menyiapkan beragam antisipasi seperti alat berat dari DPUPR dan mobil penyemproy dari PMK. Selain itu petugas BPBD Kota Batu juga bersiaga selama 24 jam untuk menangani jika terjadi longsor.
Dewanti juga mengimbau agar pengguna jalan yang akan masuk dan keluar Kota Batu lewat jalur payung agar lebih berhati-hati. Terlebih saat musim penghujan karena rawan terjadi longsor.
“Lebih hati-hati kalau lewat jalur Payung, bahaya longsor bisa saja terjadi. Jalur klemuk Songgoriti juga agar lebih memperhatikan Kondisi kendaraan nya ketika berkendara melewati jalur tersebut,” tuturnya.




