5. Ana Ditemukan Selamat di Pantai Bantol
Pencarian empat korban yang belum ketemu terus dilakukan.
Kepala Pengelola Informasi dan Kehumasan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) dr Holipah, Ph.D menyatakan bahwa mahasiswa lain yang mengikuti tur tersebut sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Ketemu, Ini Kondisi WNA Asal Spanyol Pasca Terseret Ombak di Pantai Jembatan Panjang
“Kalau dari FK UB 12 mahasiswa dan 15 WNA sudah dipulangkan ke tempat masing-masing,” terangnya.
Minggu (9/7/2023), mahasiswa Spanyol Ana Brieva Ramirez WNA ditemukan selamat di Pantai Bantol, Dusun Sumberceleng, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo.
Ana Brieva Ramirez ditemukan dengan kondisi lemas dan dehidrasi. Ia segera dievakuasi ke posko penyelamatan Pantai Jembatan Panjang.
6. Made Ditemukan Tewas di Laut Tulungagung
Di hari ketiga tragedi tersebut, Selasa (11/7/2023), Tim SAR gabungan menemukan satu korban di laut selatan Pantai Popoh, Tulungagung.
Kepala Basarnas Surabaya, Muhammad Hariyadi mengatakan, tim SAR sebelumnya menemukan puddle board di daerah Babakan Temu Bangkai di sebelah timur Pantai Seling Ombo yang masuk di area pencarian SRU tiga.
Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WIB, tim SAR gabungan dan Paguyuban Nelayan Popoh menemukan satu jenazah di lokasi yang berada di koordinat 8° 18′ 16″ S 112° 53′ 50″ E atau berjarak sekitar 6,73 km dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Satu Korban Pantai Jembatan Panjang Ditemukan di Laut Tulungagung
Sekitar pukul 15.20 WIB, hasil identifikasi oleh tim INAFIS menyatakan bahwa jenazah yang ditemukan itu atas nama I Made Indraprastha (42) warga Kelurahan Tuunggulwulung Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Hingga saat ini, dua korban yang masih belum ditemukan atas nama Bayu, Tour Leader Ciliwung Camp serta Jana Olivia Soland, Mahasiswa Asing asal Swiss.
7. Polisi Lakukan Penyelidikan
Selain fokus pencarian terhadap kedua korban terseret ombak yang belum ditemukan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan kasus hanyutnya wisatawan di Pantai Jembatan Panjang.
“Kita akan melakukan pendalaman terkait dengan apakah terkait kejadian itu ada prosedur yang dilanggar dan akhirnya muncul korban seperti itu,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Riski Saputro, Rabu (12/7/2023).
Tujuan dilakukan pendalaman itu, dikatakan AKP Wahyu Riski Saputro, untuk memperbaiki sistem apabila terjadi kesalahan hingga menyebabkan korban jiwa.
“Ke depannya akan dilakukan perbaikan,” katanya.
8. Opsar Pantai Jembatan Panjang Resmi Ditutup

Hingga hari ke-7 pencarian, Tim gabungan tak kunjung menemukan tanda-tanda apapun.
Koordinator Tim Basarnas Surabaya Nur Hadi menyampaikan, pencarian ini dilakukan sejak 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Ketika hingga waktu yang ditentukan 2 korban tidak kunjung ditemukan maka, operasi pencarian akan dihentikan sementara.
“Sesuai dengan SOP jika 2 korban hingga hari ke-7 tidak ditemukan maka operasi pencarian akan dihentikan sementara. Operasi bisa dilanjutkan lagi jika ada temuan atau tanda-tanda korban,” terang Nurhadi.
“Dihentikan sementara itu, misal pada hari ke-9 ada temuan atau tanda-tanda, maka operasi pencarian akan kembali dilakukan. Sesuai aturan operasi lanjutan itu berlangsung selama 3 hari,” tuntasnya.
9. Keluarga Korban dari Swiss Akan Berkunjung ke Malang
Dalam waktu dekat, keluarga Jana Olivia Soland, Mahasiswa Asing asal Swiss yang menjadi salah satu korban tenggelam di Pantai Jembatan Panjang akan berkunjung ke Malang.
Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan, ia telah berkoordinasi dengan kedutaan besar Swiss dan Kementerian Luar Negeri terkait pemberhentian operasi SAR sesuai dengan SOP.
Menurut informasi yang didapat, lanjut Hariyadi, pihak keluarga sudah menerima keputusan terkait pencarian yang dihentikan sesuai SOP. Bahkan, keluarga Jana berencana akan berkunjung ke Malang hanya untuk melihat lokasi kejadian.
“Apabila ada permintaan dari keluarga dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan memungkinkan, kita buka kembali,” jelasnya.(mg1/ptu/lio)




