PT Petrokimia Klarifikasi Soal Patok Merah di Pesisir Laut Gresik: Hanya Pelampung Sementara

Pelampung (buoy) bersifat sementara yang dipasang di area Proyek pembangunan Dermaga A Petrokimia Gresik.(blok-a.com/ivan)
Pelampung (buoy) bersifat sementara yang dipasang di area Proyek pembangunan Dermaga A Petrokimia Gresik.(blok-a.com/ivan)

Gresik, blok-a.com – PT Petrokimia Gresik akhirnya buka suara menanggapi pemberitaan blok-a.com pada 10 Juli 2025 lalu tentang temuan ribuan patok merah di pesisir laut Gresik yang diduga milik perusahaan tersebut.

Perusahaan pelat merah produsen pupuk terbesar di Indonesia itu menegaskan, benda yang dimaksud bukan patok permanen, melainkan pelampung (buoy) bersifat sementara yang dipasang di area Proyek Dermaga A.

“Buoy mengambang di permukaan air, berwarna merah mencolok, dan mudah terlihat baik saat pasang maupun surut. Risikonya berbeda dengan patok permanen yang bisa mengganggu aktivitas laut,” jelas Pts SVP Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik, Sutyoso Kusentyo Putra, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/8/2025).

Dalam klarifikasinya, perusahaan menegaskan jumlah buoy hanya 28 unit sesuai rekomendasi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), jauh dari angka ribuan seperti yang diberitakan.

Pemasangan buoy disebut hasil koordinasi dengan PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO), lantaran di sekitar area proyek terdapat jalur pipa bawah laut milik PHE WMO.

Petrokimia Gresik mengklaim pelampung ini tidak membahayakan kapal nelayan. Buoy dibuat dari material plastik terapung, dilengkapi lampu malam hari, dan hanya dipasang sepanjang 60 meter.

Pihak perusahaan juga menyatakan siap menerima keluhan nelayan yang merasa terdampak melalui Tim Komunikasi Korporat atau Tim Proyek Dermaga A dan tidak menghambat akses mauupun aktivitas nelayan di lokasi tersebut.

Perusahaan menegaskan seluruh kegiatan pembangunan Dermaga A telah mengantongi izin resmi dari pemerintah, baik untuk area laut (PKKPRL, Izin TUKS, izin pengerukan, laporan bebas ranjau) maupun area darat (PBG, SLF).

Menurut manajemen, proyek ini merupakan bagian dari strategi memperkuat infrastruktur distribusi pupuk nasional. Dermaga A nantinya akan mempercepat bongkar muat bahan baku dan distribusi pupuk hingga ke petani.

Sebelumnya, warga pesisir dan nelayan di sekitar Gresik mengeluhkan keberadaan benda yang mirip patok berwarna merah yang membentang di Pesisir laut di Gresik yang diduga milik Petrokimia Gresik.

Dengan hak jawab ini, PT Petrokimia Gresik berharap informasi di publik menjadi lebih jelas dan berimbang.(ivn/lio)

Exit mobile version