KABUPATEN MALANG – Presiden RI Jokowi membagikan sertifikat tanah untutuk rakyat seluruh Indonesia dengan cara daring, Selasa (5/1).
Penyerahan tersebut sejumlah 6,5 juta sertifikat tanah yang akan dibagikan kepada masyarakat di 33 provinsi seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Melalui video conference di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jokowi mengatakan, capaian penyerahan 6,5 juta sertifikat tanah ini merupakan prestasi.
“Karena sebelum-sebelumnya itu 500 ribu (sertifikat) setahun. Tapi sekarang 6,5 juta sertifikat ini prestasi yang cukup baik,” kata Jokowi melalui video conference di Pendopo Agung.
Ayahanda Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka itu juga menuturkan sejak 2016 sudah mewanti-wanti agar kementrian ATR/BPN menggenjot pembagian sertifikat tanah. Pasalnya saat tahun 2015 Jokowi punya tugas sekitar 80 lebih juta sertifikat tanah yang musti dibagikan.
“Kan waktu tahun 2015 itu ada 126 juta sertifikat dan masih terbagi 46 kalau 500 ribu terus per tahun. Masak masyarakat mesti menunggu 160 tahun baru bisa pegang sertifikat tanah.siapa yang mau? Kalau ada tunjuk tangan nanti saya kasih sepeda,” kata Jokowi.
Untuk itu, Jokowi melaporkan, sejak tahun 2017 ia memberikan target penyerahan sertifikat tanah minimal 5 juta sertifikat per tahun.
“Dan alhamdulilah selalu melampui target. Tahun 2017, 5,7 juta. Tahun 2018, 9,3 juta. Tahun 2020, 6,5 juta. Jadi dengan adanya target ini saya yakin 2025 sudah bisa pegang semua,” tutup ia.




