Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang menggelar Apel Hari Pramuka ke-64 sekaligus memberikan penghargaan Pramuka Garuda kepada sejumlah anggota yang dinilai berprestasi. Acara yang ini dilaksanakan pada Minggu (18/8/2025) di Halaman Balai Kota Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa penghargaan Pramuka Garuda diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota Pramuka yang telah menunjukkan dedikasi dan konsistensi dalam berbagai kegiatan.
“Di momen Hari Apel Gerakan Pramuka Cabang Kota Malang ini, penghargaan kepada mereka yang telah aktif selama ini berjenjang sudah kita serahkan. Orangtua kami berikan kesempatan untuk menyerahkan penghargaan agar ada perhatian yang baik antara orangtua dengan putranya,” kata Wahyu.
Wahyu berharap ke depan penghargaan ini bisa menjadi motivasi agar anggota Pramuka terus berkontribusi positif, baik dalam lingkup organisasi maupun di tengah masyarakat.
“Ini Pramuka Garuda menjadi suatu penghargaan yang kita berikan agar mereka yang selama ini telah melaksanakan kegiatan bisa semakin termotivasi,” ujarnya.
Ketua Kwarcab Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, menegaskan bahwa penerima penghargaan Pramuka Garuda bukanlah anggota biasa. Mereka adalah Pramuka murni yang telah melewati proses panjang mulai dari siaga, penggalang, penegak, hingga pandega. Ia mencontohkan perjuangan salah satu penerima penghargaan yang hadir meski dalam keterbatasan keluarga.
“Pengorbanan besar mereka luar biasa. Ada yang ibunya sakit, bapaknya bekerja, tapi dia hadir dengan kesendiriannya berdiri tegak di sana. Bahkan ada pramuka luar biasa dari kalangan disabilitas yang tetap berlatih dengan penuh semangat,” ungkapnya.
Ginanjar menekankan bahwa Pramuka Garuda harus mampu menjadi teladan, tidak hanya di lingkungan Pramuka tetapi juga di sekolah dan masyarakat. Dasadarma dan Trisatya, menurutnya, bukan sekadar hafalan atau atribut semata, melainkan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kita, Pramuka Garuda ini sebagai teladan bagi teman-temannya, terutama di era Gen Z dan Gen Alpha yang penuh tantangan digital dan global. Mereka harus hadir memberikan manfaat, bukan hanya di lingkup Pramuka, tetapi juga di tengah masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, ia menyebut bahwa Kwarcab Malang akan mendorong kolaborasi melalui satuan karya (Saka) yang bisa terhubung dengan program Pemerintah Kota Malang. Dengan begitu, lanjut Ginanjar, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
“Sebagaimana tema HUT ke-64, Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa, kami ingin Pramuka hadir secara nyata melalui kegiatan produktif seperti Saka Wisata dan Saka Koperasi,” pungkasnya. (yog)









