Banyuwangi blok-a.com – Anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi PKB, Priyo Santoso mengeluhkan banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) banyak yang mati, yang menyebabkan jalan kabupaten menjadi gelap.
Bahkan Priyo Santoso mempertanyakan banyaknya PJU yang mati tersebut apakah Pemkab Banyuwangi telat bayar sehingga PLN mematikan aliran listrik tersebut.
“Sudah sering kali Lampu penerangan di jalan banyak yang mati, terutama di jalan daerah (jalan Kabupaten). Kalau malam gelap, warga takut akan tindakan kriminal,” kata Priyo kepada blok-a.com, Minggu (16/5/2022)
Priyo meminta kepada Pemkab Banyuwangi segera menangani permasalahan PJU tersebut, agar warga yang melintas di jalan kabupaten tersebut aman, dan lancar.
“Sebenarnya ini siapa yang salah ??
Apakah Pemkab belum membayar tagihan PJU, atau PLN sengaja mematikanya,” tandasnya.
Anggota DPRD Banyuwangi itu meminta kepada bupati Banyuwangi untuk segera melakukan pembenahan, dan perubahan.
“Ini harus ada perubahan, seharusnya ada pendataan bukan malah terkesan membiarkan. PJU itu penting,” tegasnya.
Lanjut Priyo, jangan hanya beralasan biaya tagihan ke PLN tinggi perbulan, tapi kenyataan di lapangan banyak yang tidak berfungsi, dan logikanya tidak mungkin tagihan setiap bulanya sama, atau bahkan naik dari yang sebelumnya.
“Ibu Bupati Ipuk Fiestiandani
Tolong ini kepentingan masrakat di utamakan, jangan festival saja yang di prioritaskan,” pinta anggota DPRD dari Fraksi PKB itu.
Padahal, sambung Priyo masalah PJU itu bukan urusan yang sulit, dan sangat mudah. Namun terkesan disepelekan.
“Ini urusan remeh kok tidak bisa sat set. Masyarakat tidak butuh pencitraan yang di butuhkan Aksi Nyata!!!,” Pungkasnya.
Sementara Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang (PU-CKPR) Banyuwangi, Danang Hartanto mengatakan, pihaknya segera memperbaiki lampu-lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mati.
“Hari Jum’at kemarin sudah kami cek. Dan segera kami perbaiki,” jawab Danang Hartanto. (Kuryanto).










Balas