Pihak UM Benarkan Mahasiswanya Hutang Ratusan Juta Gegara Feskala UM

Graha Cakrawala UM tempat terselenggaranya Feskala (Website Komunikasi UM)
Graha Cakrawala UM tempat terselenggaranya Feskala (Website Komunikasi UM)

Kota Malang, blok-a.com – Pihak UM buka suara terkait mahasiswanya yang menanggung rugi pasca gelaran konser Feskala November 2022 lalu yang ramai diperbincangkan.

Kasubdit Kesejahteraan, Kewirausahaan, Karir dan Alumni Universitas Negeri Malang (UM), Subur Hariono menjelaskan bahwa memang mahasiswa-nya menanggung rugi akibat selenggarakan Feskala.

Dia mengatakan kini mahasiswa yang tergabung dalam panitia Feskala UM musti bertanggung jawab melunasi hutang akibat kerugian Feskala UM yang berkisar Rp 205 juta. Hutang itu ada dari salah satu mahasiswa UM yang mencapai Rp 120 juta dan juga vendor dan sound system serta biaya dokumentasi yang belum terbayar.

Untuk melunasi hutang itu, Subur telah memanggil semua yang terlibat dalam Feskala UM. Januari 2023 lalu diadakan pertemuan dan hasilnya hutang itu akan dilunasi dengan patungan.

“Kemudian Rabu (8/2/2023), ada pertemuan lagi dari orangtua Ketua Pelaksana datang, panitia-panitia, vendor juga. Semua pihak saling menyampaikan pendapat solusi, ada titik temu,” kata Subur dikonfirmasi Kamis (9/2/2023) melalaui ponsel oleh awak media.

Titik temunya adalah pihak Feskala UM bakal menyicil sekitar Rp 50 juta terlebih dulu. Ada sekitar 180 panitia yang akan menyicil uang puluhan juta tersebut terlebih dahulu.

“Ini kan sebenarnya murni acara dari mahasiswa, jumlah panitia ada sekitar 180 orang, rencananya malam ini (9/2/2023) ada pertemuan lagi dari pihak-pihak terkait,” katanya.

Subur pun menjelaskan, sebenarnya acara Feskala UM itu sudah diingatkan agar tidak dilaksanakan. Banyak pihak khawatir jika Feskala UM berlanjut bakal merugi. Namun Ketua Pelaksana Kegiatan kekeuh ingin menjalankan Feskala UM.

“Setelah acara itu, sempat senyap, terus ramai di media sosial, ternyata ada hutang, ada tagihan dari vendor ke pihak UM, padahal itu bukan acara UM. Tapi memang diadakan mahasiswa UM. Kemudian ada tagihan pajak hiburan dari Pemkot Malang sekitar Rp 14 juta. Akhirnya kita bantu membayar dari bantuan UM sebesar Rp 75 juta,” katanya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.