Phonograph, Alat Musik Tertua Ini Ada di Museum Musik Dunia JTP 3

Phonograph Di Museum Musik Dunia
Phonograph di Museum Musik Dunia JTP 3 - Foto: Aga Pradnya Widagda

KOTA BATU – Museum Musik Dunia, Jatim Park 3 terkenal dengan ribuan jenis koleksi alat musiknya yang beraneka ragam. Salah satu alat musik mekanik paling tua yang ada disini adalah Phonograph dari tahun 1900-an.

“Uniknya alat musik mekanik jaman dulu adalah gak perlu pake listrik, semuanya bergerak sendiri,” tutur Donny, Marketing Museum Musik Dunia.

Phonograph sendiri merupakan sebuah alat perekam dan pemutar suara. Phonograph dipatenkan oleh Thomas Alfa Edison pada 1878, sebelum akhirnya pada 1912 Edison Disc Phonograph memulai debutnya didunia industri rekaman.

Namun, Thomas Alfa Edison gagal bersaing dengan kaset rekamannya di pasaran. Kaset rekaman miliknya juga terbilang unik, yakni berbentuk tabung dengan guratan-guratan disekitar tabung tersebut.

Meskipun gagal dengan perusahaan rekamannya, phonograph tetap digunakan dan dikembangkan sebagai cikal bakal media-media rekam lainnya. Di Museum Musik Dunia, phonograph ini masih tersimpan dalam kondisi yang baik.

“Karena kegagalan itu, orang-orang gak ada yang tahu bentuk kaset jaman dulu itu tabung. Nah, Di Museum Musik Dunia ini kita ada produk originalnya dan masih bisa dimainkan. Lengkap semuanya,” tutur Donny.

Museum Musik Dunia memang terbilang museum yang sangat mengasyikkan dan memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi. Tiap sudut berisi berbagai hal yang tidak dapat kita temui sebelumnya.

Pengunjung yang masuk akan merasakan pengalaman seru melihat berbagai alat musik dari seluruh dunia serta dari berbagai musisi legenda dan terkenal.

Anda tertarik memainkan dan mencoba berbagai alat musik? Ayo segera liburan ke Museum Musik Dunia!

Exit mobile version