Pesona Kampung UMKM Rejoso Kota Batu, Perpaduan Seni Kreativitas dan Kearifan Lokal

Kampung kreatif Rejoso

Kota Batu, Blok-a.com – Kampung Rejoso, Kecamatan  Junrejo, Kota Batu, merupakan sentra produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memiliki bidang dalam kearifan lokal. Kampung menjadi salah satu contoh keberhasilan dari pemberdayaan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM. 

Kampung Rejoso memiliki lingkungan yang masih asri dan subur, serta kampung  ini sudah berhasil memanfaatkan potensi warga lokal yang ada untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kampung ini. 

Dalam sejarahnya kampung Rejoso ini awalnya hanya dikenal sebagai kawasan perkampungan seperti daerah lain. Yang hanya menghasilkan di bidang pertanian, peternakan dan beberapa kerajinan tangan yang diproses secara tradisional yang menghasilkan sebuah produk kerajinan. 

Sentra UMKM di kawasan Kampung Rejoso ini sudah ada sejak 1960-an,  yang pada saat itu didominasi dengan perajin cobek batu. Namun, seiring perkembangan zaman kampung Rejoso mulai banyak kreativitas kerajinan yang telah di bangun. Hingga sekarang dikenal oleh orang-orang dari luar kota maupun luar negeri. 

Kampung Rejoso memiliki ciri khas yang sangat otentik dibandingkan dengan kampung-kampung lain. Karena kampung Rejoso sekarang dikenal sebagai kampung ekonomi kreatif. 

Di dalam Kampung sentra UMKM Dusun Rejoso terdapat beberapa macam hasil UMKM. Mulai dari tas anyaman, kerajinan kayu, hasil olahan keripik, aneka tas plastik, bubutan kayu  dan berbagai UMKM lainnya. Kampung ini mendukung sebagai destinasi wisata belanja yang cukup unik. 

Meskipun Kampung UMKM Rejoso terkesan sebagai kampung yang berkembang secara mandiri, namun kampung ini telah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan, berbagai tantangan yang mereka lalui masih perlu dihadapi untuk mencapai keberlanjutan jangka yang lebih panjang. 

Salah satu tantangan utamanya yaitu keterbatasan akses teknologi dan inovasi. Banyak UMKM yang masih menggunakan metode produksi tradisional yang kurang efisien dan metode pemasaran yang terbatas. Hanya beberapa saja yang mampu menembus pasar global hingga sampai ke luar negeri. 

Selain itu, persaingan pasar yang ketat juga menjadi tantangan bagi UMKM di Kampung Rejoso. Produk-produk lokal harus mampu bersaing dengan produk-produk serupa dari daerah lain maupun produk impor. 

Namun sekarang para pelaku UMKM yang ada di Kampung Rejoso ini sekarang sudah mulai berkembang untuk memasarkan berbagai produknya melalui E-commerce  yang tersedia melalui bantuan anak-anaknya ataupun reseller yang sudah menjadi langganan mereka.

Penulis: Anwar Arya W (Mahasiswa Magang UTM) 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com