BLOK A – Band asal Malang, Coldiac, beberapa waktu belakangan sedang menjalani karir bermusik mereka di Jakarta bersama Juni Records. Yang terbaru, mereka baru saja melepas single teranyar bertajuk “Sampaikan”.
Uniknya, ini adalah kali pertama Coldiac merilis lagu yang sepenuhnya berbahasa Indonesia. Derry Rith Haudin (keyboard) dan Sambadha Wahyadyatmika (vokalis) merupakan penulisnya. Mereka sepenuhnya menggarap materinya di Malang.
Adryanto Pratono selaku CEO Juni Records menyambut positif karya ini. Merilis lagu berbahasa Indonesia bisa memberikan awalan yang baik bagi Coldiac. Karakter band beranggotakan empat orang itu tidak hilang dari musik yang dibawakan.
“Ide penyusunan lagu ini berangkat dari sesuatu yang dekat dengan keseharian kita. Salah satunya adalah momen untuk menyatakan sesuatu ke orang lain tapi ragu sehingga akhirnya dipendam. Padahal, hidup itu cukup singkat untuk memiliki penyesalan,” kata Sambadha dalam keterangan resminya kepada kantor berita Antara, Jumat (14/11).
Ide penyusunan musiknya datang dari band-band kawakan Nasional era 1990-an. Mulai dari Dewa 19, Kla Project, Potret, dan lain sebagainya. Nuansa itu dapat dikenali melalui pemilihan suara keyboard dan gitar yang terdengar klasik. Penegasnya dapat ditemui pada bagian solo gitar di akhir lagu.
Selain materi lagu, video klip juga dilepas lewat platform YouTube. Tampak latar padang Pasir Berbisik Gunung Bromo jadi tempat pengambilan gambar. Tujuannya adalah untuk menguatkan pesan dari lagu “Sampaikan”.
“Saya menghamparkan simbol-simbol komunikasi di padang pasir Gunung Bromo. Para personel Coldiac tampil mewakili ragam akibat jika terdapat suatu pesan yang tidak tersampaikan,” tutur Prialangga selaku sutradara video klip kepada Antara.




