Pemkab Mojokerto Dukung UMKM Naik Kelas, Kirim 13 Pelaku Usaha ke Pameran Nasional

Teks: Bupati Mojokerto menyerahkan bantuan transport kepada Hipemika.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Teks: Bupati Mojokerto menyerahkan bantuan transport kepada Hipemika.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui dukungan terhadap 13 pelaku UMKM yang akan mengikuti Pameran Produk Unggulan Jawa Timur di Mal Ciputra Cibubur, Jakarta Timur, pada 20–26 Oktober 2025.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, secara resmi melepas keberangkatan para pelaku UMKM tersebut sekaligus menyerahkan bantuan transportasi senilai Rp10 juta kepada Himpunan Pengusaha Mikro Kecil dan Menengah (Hipemika) Kabupaten Mojokerto, Jumat siang (10/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Bupati, kompleks Pemkab Mojokerto, dihadiri jajaran pejabat daerah, perwakilan Bank Jatim Cabang Mojokerto, dan pengurus Hipemika.

Menurut Bupati Gus Barra, keikutsertaan UMKM Mojokerto dalam pameran nasional bukan hanya soal promosi produk, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing ekonomi lokal.

“Kita ingin pelaku UMKM Mojokerto bisa bersaing di pasar nasional bahkan internasional. Ini bukan sekadar bantuan transportasi, tapi bagian dari komitmen Pemkab Mojokerto untuk mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya.

Gus Barra menegaskan, Pemkab Mojokerto berkomitmen memperkuat ekosistem usaha mikro melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan, pembiayaan, hingga digitalisasi pemasaran.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Lebih dari 60 persen tenaga kerja kita diserap sektor ini. Karena itu, dukungan harus terus diberikan agar mereka mampu bertransformasi menghadapi era persaingan global,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Barra juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan komunitas UMKM.

“Tidak cukup hanya mengandalkan dana APBD. Kita butuh kemitraan strategis, seperti dengan Bank Jatim, agar UMKM memiliki akses modal dan fasilitas yang lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Hipemika Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab dan Bank Jatim.

Ia berharap partisipasi dalam pameran nasional ini menjadi momentum untuk memperkenalkan produk unggulan daerah bertema Pesona Kabupaten Mojokerto mulai dari batik, kerajinan, makanan olahan, hingga hasil pertanian khas lokal.

Melalui keikutsertaan di pameran tersebut, para pelaku UMKM diharapkan mampu memperluas jaringan, menjalin kerja sama dagang, dan memperkuat brand Mojokerto di pasar nasional.

“Majunya UMKM berarti majunya ekonomi daerah. Dan ekonomi daerah yang kuat akan berkontribusi langsung pada kemajuan bangsa,” tutup Gus Bupati.(sya/bob)

Exit mobile version