KOTA BATU – Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Among Tirto Kota Batu tengah mengusulkan pencairan dana penyertaan modal senilai Rp 1,8 miliar. Hal ini dilakukan untuk mengejar target pemasangan jaringan instalasi air baru.
Nantinya sebanyak 1.605 jaringan instalasi baru akan dipasang di wilayah Kota Batu. Hanya saja saat ini Perumdam Among Tirta masih menunggu detail engineering desain (DED) yang telah diajukan.
“Kami saat ini masih menunggu hasil DED dari konsultan untuk penggarapan saluran air baru,” ucap Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Sunaedi, Senin ( 14/9).
Lebih lanjut, nantinya anggaran yang telah diajukan akan digunakan untuk melakukan pipanisasi dan sambungan bagi pelanggan baru. Kawasan yang akan dipasang meliputi Desa Pendem, Desa Oro-oro Ombo, Ngaglik dan Desa Pandanrejo.
“Targetnya selesai kajian bulan September. Agar bisa segera terealisasi sehingga bisa maksimal dalam melayani masyarakat lebih luas. Ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” imbuhnya.
Pria yang akrab di sapa Edi ini juga mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima dana penyertaan modal sama sekali. Padahal dana tersebut bisa digunakan untuk pengembangan bisnis dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Kota Batu. Hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Batu Nomor 7 tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Perumdam Among Tirto.
“Dana penyertaan modal sebesar Rp 48 miliar yang digunakan untuk lima tahun kedepan. Tapi sampai saat ini belum terserap karena masih nunggu kajian tim penasehat investasi,” pungkasnya.




