BLOK A – Pandemi Covid-19 memberikan pandangan baru bahwa kebersihan sarana kesehatan amatlah penting. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Malang melakukan berbagai cara untuk menjaga kebersihan bangunannya, salah satunya dengan sterilisasi. Sementara itu, Bumil bisa lebih mudah memantau kesehatan janinnya hanya dengan mengukur lingkar lengan. Kok bisa?
1. Tak hanya sterilisasi dan disinfeksi gedung, Dinkes Kota Malang jura rajin skrining nakes
Dinas Kesehatan Kota Malang pun rajin lakukan skrining pada semua nakes dibawah binaannya. Setidaknya mereka akan menjalani tes dua bulan sekali. “Utamanya untuk nakes yang ada di Puskesmas, di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah), dan Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah), itu rutin,” tukas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif.
Dinkes menilai, jangan sampai hanya karena lalai, mereka malah ketularan dan jadi carrier ke pasien di fasilitas kesehatan yang mereka ampu. Selain itu, gedung fasilitas pelayanan kesehatan dibawah naungan Dinas Kesehatan pun rutin disteril. UPT (Unit Pelaksana Teknis) seperti Puskesmas, RSUD, hingga Labkesda rutin disemprot disinfektan.
2. Tekan angka stunting, Puskesmas Arjowinangun pakai jurus “Superstar”
Untuk menekan angka stunting, Puskesmas Arjowinangun punya gerakan bernama Superstar atau kependekan dari Sukseskan Upaya Penurunan Stunting. “Cara mengatasi stunting kita ada dua. Pertama, intervensi gizi spesifik dan kedua ada intervensi gizi sensitif. Spesifik ini dilakukan secara spesifik oleh sektor kesehatan,” tukas Mahmud Afandi, Pakar Gizi Puskesmas Arjowinangun, Senin (31/8).
Balita akan diberi asupan susu, biskuit balita, dan vitamin A saat ibunda memeriksakan buah hatinya ke Puskesmas. Termasuk imunisasi rutin agar terbebas dari virus. Sementara Bumil akan mendapat Atika (Ati ayam, telur, dan ikan). Sedangkan tablet tambah darah diberikan agar si ibu tidak terkena anemia.
3. Lingkar lengan Ibu hamil bisa pengaruhi asupan nutrisi bayi. Kok bisa?
Lingkar lengan ibu hamil menunjukkan seberapa banyak cadangan makanan dalam diri si ibu dan berpengaruh pada asupan nutrisi ke janin dalam kandungan. Ukuran lengan di bawah 23,5 masuk aktegori Kurang Energi Kronis (KEK). Ibu hamil yang gemuk, asal tidak berlebihan, justru relatif lebih sehat karena cadangan makanan penting bagi pertumbuhan janin.
Lingkar lengan ini memang punya korelasi dengan asupan cadangan makanan. Makanya dihimbau, ibu hamil memperbesar lingkar lengannya agar cadangan makanan nutrisi untuk si bayi tercukupi.










Balas