Sumenep, blok-a.com – Kasus penyidikan yang menyeret PT Sumekar tampaknya jadi atensi serius Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Buktinya, awak media juga tidak tahu kalau Kejaksaan lakukan operasi senyap pada Kantor yang bergerak di sektor pelayaran tersebut.
Informasi yang dihimpun awak media, tim penyidik Kejari Sumenep, Madura, Provinsi Jawa Timur, tiba-tiba datangi Kantor PT Sumekar dan langsung lakukan penggeledahan sekitar pukuk 13.20 WIB di Jalan Trunojoyo, Kec. Kota Sumenep pada Rabu (19/10/2022).

Namun demikian, digeledahnya Kantor PT Sumekar itu oleh Kejaksaan belum jelas motifnya. Namun sepertinya diduga terkait kasus pengadaan kapal oleh PT Sumekar pada 2019 dan sewa kapal hasil kontrak dengan Pemprov Jatim.
Ulah direksi BUMD Sumenep itu diduga telah merugikan keuangan Negara hingga menembus lebih Rp10 miliar.
Sebagaimana dilansir sebelumnya, banyak pihak yang telah diperiksa oleh Kejaksaan. Diantaranya mantan Bupati Sumenep, Direktur Operasional PT Sumekar, dan sejumlah pejabat lainnya.
Dari penelusuran media ini, penggeledahan dilakukan oleh setidaknya 9 orang dari tim Kejari Sumenep yang dipimpin langsung Kasi Intel Novan Bernadi dan Kasi Pidsus Dony Suryahadi Kusuma.
Tim penyidik kejaksaan diantaranya menggeledah ruangan Direktur PT Sumekar dengan menyerahkan surat penggeledahan terlebih dahulu.
Hingga pukul 15.30 WIB, kegiatan penggeledahan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah ruangan, yang diduga jadi tempat penyimpanan berkas-berkas penting yang dibutuhkan.
Namun tim dari media belum bisa mengkonfirmasi tim dari Kejari maupun dari pejabat dari PT Sumekar. Mereka sedang sibuk mencari dan mengumpulkan berkas-berkas yang dibutuhkan. (Aldo/Gim)




