Ngeri-ngeri Bahagia, Wisatawan Mulai Padati Wahana Wisata Kota Batu

Wisatawan Di Jatim Park 2
Wisatawan memadati Jatim Park 2 - Foto: Pungky Ansiska

KOTA BATU – Tempat wisata di Kota Batu mulai buka secara bertahap sepanjang 3 bulan terakhir. Tidak hanya wisatawan keluarga, namun wisatawan rombongan dari sekolah sudah mulai banyak berdatangan ke Kota Batu.

Salah satunya dari SMK Multimedia Tumpang yang membawa anak didiknya berekreasi ke Kota Batu. Tak tanggung-tanggung rombongan wisatawan ini datang lebih pagi ke Jawa Timur Park 2 dengan membawa dua bus.

“Iya ini tadi rombongan satu sekolah. Dua bus dari tumpang. Memang kan dari sekolah ada jadwalnya rekreasi, tapi karena masih pandemi akhirnya milih yang deket di sini,” kata Nila Anggraini, siswi SMK Multimedia Tumpang kepada Blok-A, Kamis (1/10).

Nila mengaku senang bisa jalan-jalan ke Kota Batu. Pasalnya sejak adanya pandemi ia memilih berdiam diri di rumah. Bahkan sebelum berangkat pun ia masih merasa khawatir.

“Lama tidak keluar, ya khawatir sih tapi saya tetap jaga diri dan menjalankan prosedur kesehatan. Ini tadi sebelum masuk ya cuci tangan dan di cek suhu tubuhnya. Daya juga bawa handsanitizer sendiri,” imbuhnya.

Tidak jauh beda, Safira Pradita rombongan dari Surabaya juga tetap mematuhi protokol kesehatan selama berada di tempat wisata. Safira juga mengaku senang dan khawatir ketika harus keluar rumah terlebih masih dalam masa pandemi.

“Khawatir ada, tapi bagaimana kitanya bisa menjaga diri saja. Saya juga sediakan handsanitizer dan tissu basah, bahkan masker bawa lebih. Kalau bisa ya jaga jarak aman dengan yang lainnya,” kata Safira.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Sidiq mengatakan kampanye wisata sesuai protokol kesehatan sudah berjalan. Hasilnya pun terlihat, meskipun belum secara signifikan wisatawan datang ke Kota Batu.

“Kami terus kampanyekan layanan pariwisata yang baik sesuai dengan protokol kesehatan. Harapannya bisa mematik dan memberikan hasil yang maksimal untuk tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Batu,” jelas Arief.

“Sekarang rombongan sudah mulai banyak yang datang. Kemarin-kemarin itu masih keluarga yang banyak. Semoga target tingkat kunjungan wisatawan yang telah diturunkan bisa tercapai hingga akhir tahun,” harapnya.

Untuk diketahui Disparta Kota Batu harus menurutkan target kunjungan wisata yang sebelumnya 7 juta kunjungan menjadi 2 juta kunjungan wisatawan di tahun ini.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com