Nasdem Malang Raya Juara Kompetisi Internal se- Jawa Timur Berkat Komitmen Terhadap Isu Lingkungan

Nasdem Malang Raya Juara Inovasi Composter Aerob, Dorong Pengelolaan Sampah Domestik (istimewa)
Nasdem Malang Raya Juara Inovasi Composter Aerob, Dorong Pengelolaan Sampah Domestik (istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem se-Malang Raya berhasil meraih juara pertama dalam ajang kompetisi inovasi pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD dan DPD Nasdem se-Jawa Timur. Hal ini berkat komitmennya terhadap isu lingkungan hidup melalui inovasi Composter Aerob, yang

Inovasi ini dirancang untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi kompos dan pupuk cair yang bermanfaat bagi pertanian serta media tanam. Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menyampaikan bahwa inovasi ini menjadi solusi konkret atas persoalan pengelolaan sampah yang selama ini hanya berfokus di hilir.

“Terlebih biayanya rendah, hanya Rp300.000 untuk satu alat Composter Aerob tersebut, dan itu sanggup untuk mengolah sampah dari 15-20 rumah tangga. Sehingga harapan kami ke depan, perlahan ada budaya baru untuk bisa mengurangi sampah yang diangkut ke TPS, dan berangsur juga mengurangi sampah yang dibawa di TPA, baik di Supiturang, Tlekung Batu atau yang ada di Kabupaten Malang,” jelas Dito.

Ia menekankan bahwa volume sampah di wilayah Malang Raya telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Dito menyebutkan, Kota Malang menghasilkan sekitar 500 ton sampah per hari, Kota Batu 60 ton, dan Kabupaten Malang bahkan mencapai 1.200 ton setiap harinya.

“Bayangkan, volume sampah di Kota Malang mencapai 500 ton per hari, di Kota Batu 60 ton per hari, di Kabupaten Malang bahkan mencapai 1.200 ton per hari,” tegasnya.

Menurut Dito, persoalan ini harus disikapi secara serius mulai dari hulu, yaitu rumah tangga. Oleh karena itu, ia berharap inovasi ini bisa diterapkan secara masif dan menjadi bagian dari budaya pengelolaan sampah di masyarakat.

“Dan ini juga upaya kami dalam membantu pemerintah daerah di Malang Raya. Karena bagaimanapun di TPA ada batasnya. Di Kota Batu, TPA Tlekung itu sudah tidak muat. Lalu di TPA Supiturang, meskipun masih muat, tapi kapasitasnya mulai perlu diperhatikan,” katanya.

Dito menjelaskan, keberhasilan inovasi Composter Aerob ini tak lepas dari kesesuaiannya dengan dua tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, tujuan ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta tujuan ke-13 tentang adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Yang penting adalah upaya yang kami tawarkan ini konkret dan solutif. Inovasinya bernama prototipe Composter Aerob berdasarkan program dan semangat dari tujuan pembangunan berkelanjutan,” tuturnya.

Ke depan, program ini akan mulai diimplementasikan melalui dukungan anggota DPRD dari Partai Nasdem di wilayah Malang Raya, baik melalui program pokok-pokok pikiran (pokir) maupun program mandiri partai. (yog)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com