BLOK A – Solois Ed Sheeran sedang berbahagia. Ia baru saja menyambut kehadiran buah hati pertamanya hasil pernikahan dengan Cherry istrinya. Kabar itu ia unggah di akun Instagram pribadi. Kemudian, ada sejumlah lagu enak Green Day yang sayang dilewatkan meski Bulan September identik dengan lagu “Wake Me Up When September Ends”.
1. Usai hiatus, Ed Sheeran kejutkan fans dengan berita kelahiran anak pertama
Setelah memberitakan dirinya mengambil hiatus, solois Ed Sheeran mengejutkan penggemar dengan pengumuman kelahiran anak pertamanya dengan sang istri, Cherry. Kabar bahagia itu ia umumkan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, ia mengabarkan bahwa kondisi istri serta anaknya dalam keadaan sehat.
Musisi asal Inggris ini juga menyatakan akan menyapa penggemar saat ia kembali aktif bermusik. Sheeran memang sedang rehat dari dunia musik dan media sosial sejak malam Natal tahun lalu. Sheeran tidak memberikan keterangan rinci kapan ia akan kembali aktif bermusik. Ia juga tidak memastikan kapan akan kembali aktif di sosial media.
2. Tak Cuma “Wake Me Up When September Ends”, 5 lagu ini bisa bikin kamu jatuh hati sama Green Day
Bulan September identik dengan lagu “Wake Me Up When September Ends” karya Green Day. Lagu itu memang monumental. Namun, ada sejumlah lagu mereka lain yang tak kalah enak selain itu. Yang pertama adalah “Basket Case” yang ada di album “Dookie” (1994). Ada pula “Jesus of Suburbia” yang tergabung dalam album monumental “American Idiots” (2004).
Album “Dookie” juga menelurkan lagu “Longview” dengan bahasan tentang masturbasi anak SMA. Selanjutnya adalah lagu “21 Guns” di album “21st Century Breakdown” (2009). Yang terakhir adalah single “American Idiot” yang ada di album dengan judul sama.
3. Adaptasi dari kisah nyata, Jay-Z dan Will Smith bakal garap serial “Women of the Movement”
Rapper Jay-Z dan aktor Will Smith dikabarkan akan memproduseri serial mini bertajuk “Women of the Movement” diadaptasi dari kisah nyata. Mereka juga akan ditemani Aaron Kaplan yang sudah sering menjadi produser serial. Proyek ini mengisahkan Mamie Till Mobley yang mencari keadilan atas kematian anaknya, Emmett Till pada 1955 karena dibunuh setelah dituduh mengganggu wanita kulit putih.
Kematian Emmett kala itu menjadi simbol pergerakan dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan menghasilkan Undang-Undang Hak Suara dan Undang-Undang Hak Sipil pada 1965 silam. Produksi serial ini sendiri turut terinspirasi novel bertajuk Emmett Till: The Murder That Shocked the World and Propelled the Civil Rights Movement (2015) karya Devery S. Anderson.




