MMI Bertransformasi, Akan Aktifkan Gedung dengan Gelar Konser K-Pop Dance Cover hingga Koplo

Kondisi gedung MMI di Malang (blok-a/Rico)
Kondisi gedung MMI di Malang (blok-a/Rico)

Kota Malang, blok-a.com – Museum Musik Indonesia (MMI) mempunyai formasi baru bertepatan dengan Hari Musik Nasional.

Formasi baru ini menargetkan bahwa Museum Musik Indonesia yang berada di Kota Malang menjadi lahan bisnis.

Pembina Museum Musik Indonesia (MMI), Pongki Pamungkas menjelaskan, bisnis itu berarti adalah semua program yang akan dilakukan MMI harus jelas keuntungannya.

“Harus jelas semuanya. Source of revenue-nya (keuntungannya) bagaimana? Kalau membuat program itu harus berorientasi begitu,” kata dia.

Pongky menjelaskan, alasannya ingin mencanangkan program MMI yang berorientasi bisnis itu karena melihat pengalaman sebelumnya.

Sebelumnya jajaran MMI selalu kembang kempis untuk pendanaan. Setiap bulan dirinya harus putar otak agar Museum Musik Indonesia yang berada di Jalan Nusakambangan tetap beroperasi.

“Kalau dulu itu selalu kembang kempis setiap bulan. Saya sudah gak mau kayak gitu,” kata dia.

Keuntungan saat membuat program yang berorientasi keuntungan itu pun labanya akan dikembalikan ke jajaran MMI.

“Nanti saya bagi. Gak kayak dulu kerja-kerja tok tapi selalu rugi hasilnya ya MMI itu kayak sepi,” ujarnya.

mmi Malang konser
Penandatanganan formasi MMI baru (blok-a/bob)

Selama ini atau 14 tahun berdiri, MMI menurutnya tak ada bedanya dengan bangunan kosong yang tak pernah dikunjungi.

Dia ingin gedung MMI saat dijabat formasi baru ini akan menjadi pusat dan geliat musisi di Kota Malang.

“Saya ingin menjadikan Kota Malang ini menjadi barometer musik lagi,” kata dia.

Untuk itu, program yang berorientasi ke profit ini cukup tepat.

Program yang akan dibuat adalah menggelar konser di gedung yang berada di Jalan Nusakambangan.

Pihaknya juga akan menggelar konser dengan pertimbangan market anak muda.

“Kalau musik rock sudah gak disukai kami tidak akan memaksa ke sana. Kami akan gelar konser mungkin K-Pop atau Koplo atau pop yang disukai anak sekarang,” kata dia.

Selain itu dalam tahun 2023 Museum Musik Indonesia akan meluncurkan program terbaru yakni Lomba Lagu Lagu Daerah dengan tema Nusantara Bernyanyi.

Lomba itu merupakan lomba nyanyi untuk katagori solo, group dan paduan suara bagi pelajar tingkat SD dan SMP di Malang yang dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Program ini merupakan kelanjutan dari program dokumentasi Tradisional and Ethnic Music in Indonesia yang didukung UNESCO melalui proyek MOWCAP (Memory of The World Asia Pacific) tahun 2021. Sejumlah 20 judul lagu daerah telah lolos kurasi dan akan menjadi lagu wajib dan lagu pilihan bagi peserta. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?