Merdunya Alat Musik Tradisional Jepang yang Unik di Museum Musik Dunia

Alat Musik Asal Jepang
Koleksi Alat Musik Jepang dan Korea di MMD. Foto: Aga

KOTA BATU – Keunikan dari alat musik adalah keragaman variasinya yang bermacam-macam di tiap negara. Hampir seluruh negara di dunia memiliki alat musik khasnya, salah satunya adalah alat musik tradisional Jepang yang ada di Museum Musik Dunia.

Asia menjadi benua dengan keberagaman suku dan budaya yang luar biasa. Tiap negara memiliki ciri khas alat musik tradisional, salah satunya Jepang.

“Di zona eksibisi Jepang yang bersebelahan dengan Korea ini kami memajang alat musik Shamisen, Shakuhachi, Taiko, Biwa, dan masih banyak lagi,” terang Donny, Marketing Museum Musik Dunia.

Dalam sejarah, sebelum alat musik dibawa dari Tiongkok dan Korea, temuan arkeologis menunjukkan bahwa orang Jepang membuat suling pedesaan dengan lubang tunggal dari batu dan tanah liat di zaman kuno.

Jepang merupakan pasar musik terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Sejarah dunia musik di Jepang sendiri mencakup berbagai macam ragam seniman dengan gaya yang berbeda baik tradisional maupun modern.

Alat musik Jepang awalnya dimainkan dalam ansambel atau gagaku, yang mana merupakan jenis alat musik klasik dan telah dimainkan di pengadilan Imperial sejak periode Heian.

Secara umum, ciri khas alat musik Jepang lebih mengutamakan vokal ketimbang instrumennya. Alat musik tradisional Jepang juga disebutkan mendapat pengaruh oleh musik China karena beberapa alat musik yang digunakan bahannya berasal dari sana.

Dibandingkan dengan alat musik tradisional Barat, alat musik tradisional Jepang sangat sederhana dalam hal struktur dan mekanisme penghasil suara. Suara yang dihasilkan menambahkan harmoni yang cukup kompleks untuk sebuah melodi musik.

Selain alat musik tradisional Jepang, masih ada berbagai alat musik lain yang tersimpan di Museum Musik Dunia Jatim Park 3, seperti alat musik tradisional Korea, Afrika, Eropa, dan masih banyak lagi.

Alat-alat tersebut kebanyakan dipajang untuk eksibisi karna langka dan sulit untuk ditemukan di Indonesia, jadi pengunjung hanya dapat mencobanya jika ada event-event khusus saja.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com