Blok-a.com – Selain memakan ribuan korban, gempa bumi di Turki yang terjadi pada Senin pagi (6/2/2023) juga menyebabkan ribuan bangunan hancur, salah satunya Kastil Gaziantep.
Kastil Gaziantep, umumnya dikenal sebagai Benteng Gaziantep, adalah bangunan bersejarah di kota Gaziantep di tenggara Turki yang telah berusia 20 abad (2000 tahun).
Bangunan itu didirikan selama Kekaisaran Bizantium pada abad ke -10 dan kemudian mengalami banyak modifikasi dan penambahan oleh berbagai kaisar dan budaya yang telah menguasai kota sepanjang sejarahnya.
Kastil ini terletak di atas bukit yang menghadap ke kota, menjadikannya benteng yang berharga sepanjang sejarah.
Kastil Gaziantep dibangun sebagai menara pengawas pada zaman Romawi, di abad kedua dan ketiga. Itu diperluas pada abad keenam di bawah kaisar Bizantium Justinian, menurut Museum Turki, sebuah situs yang dijalankan oleh kementerian budaya dan pariwisata.
Kastil Gaziantep juga dianggap sebagai salah satu contoh terbaik kastil yang bertahan di Turki. Kastil, dengan serangkaian terowongan bawah tanah yang digunakan untuk mengangkut air, termasuk dalam daftar tentatif UNESCO untuk situs Warisan Dunia.
Namun warisan budaya dunia itu kini telah hancur akibat gempa yang melanda beberapa waktu lalu. Beberapa benteng di bagian timur, selatan dan tenggara Kastil Gaziantep terlihat hancur dan puing-puingnya berserakan di jalan.
Selain itu, pagar besi di sekitar kastil juga terlihat berserakan di trotoar sekitarnya. Tembok penahan di sebelah kastil juga runtuh. Pada beberapa bagian benteng, tampak pula retakan besar.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, otoritas Penanganan Bencana dan Darurat Turki (AFAD) mengatakan gempa berkekuatan 7,7 melanda pada pukul 4.17 pagi (0117GMT) dan berpusat di distrik Pazarcik di provinsi selatan Kahramanmaras di Turki. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 7 kilometer (4,3 mil).
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengungkapkan gempa berkekuatan M7,7 yang melanda Turki pada Senin (6/1) pagi merupakan yang terbesar dalam 100 tahun terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, korban gempa M 7,8 di Turki mencapai 7.800 orang tewas dan lebih dari 30.000 terluka. Sedangkan di Suriah tercatat ada 1.932 korban tewas, baik di wilayah pemerintah atau pemberontak.
(hen)










Balas
Lihat komentar