Mempelajari Biawak Tanpa Telinga Tak Perlu ke Kalimantan, ke Batu Secret Zoo Saja

Biawak tanpa telinga dari Kalimantan koleksi Batu Secret Zoo
Biawak tanpa telinga dari Kalimantan koleksi Batu Secret Zoo - Foto: Moscow Zoo

KOTA BATU – Batu Secret Zoo punya beragam jenis reptil unik yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Salah satunya adalah si biawak tanpa telinga alias earless monitor.

Earless monitor si biawak tanpa telinga adalah spesies kadal endemik Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Kalimantan.

Kadal ini adalah satu-satunya jenis yang masih hidup dari familia Lanthanotidae dan berkerabat dekat dengan biawak (Varanidae).

Earless monitor memiliki tubuh silindris, leher agak panjang, lengan kaki yang pendek, cakar/kuku yang tajam, mata yang kecil dengan kelopak transparan, serta enam baris sisik menonjol (bintik-bintik) membentang sepanjang tubuhnya, dari kepala hingga ekor.

Tubuh bagian atas berwarna cokelat muda atau oranye, sedangkan bagian bawah tubuh berwarna cokelat pucat atau kuning pucat. Ekornya panjang dan berwarna sama dengan tubuh bagian atas.

Meski tak punya telinga, kadal ini sebenarnya masih mampu “mendengar suara” dengan cara merasakan getaran di tanah.

Panjang tubuh earless monitor antara 17.4 sampai 22.1 cm (kepala hingga ekor). Berat badannya dapat mencapai 48 sampai 120 gram. Spesimen terbesar yang pernah ditemukan memiliki panjang tubuh total mencapai 47 cm dan berat badannya mencapai 209.3 gram.

Earless monitor punya kebiasaan beraktivitas pada malam hari (nokturnal). Akan tetapi, sering kali mereka terlihat di siang hari sedang berkeliaran di dekat sumber air.

Habitat utamanya adalah kubangan air atau di tepian sungai kecil. Kadal ini sangat juga dikenal pemalu dan biasanya hanya berkeliaran di sekitar sarangnya.

Earless monitor mampu bertahan di dalam air selama beberapa jam tanpa harus ke permukaan untuk bernafas. Walaupun dapat memanjat dan memiliki ekor pencengkram, mereka lebih banyak berkeliaran di tanah (terrestrial).

Makanan favorit earless monitor adalah cacing tanah dan krustasea kecil.

Namun, mereka yang dipelihara di penangkaran dapat memakan makanan apapun yang diberikan pemiliknya. Termasuk udang, cumi-cumi, daging ayam, tikus, bahkan kuning telur dari telur hewan lain.

Walaupun begitu, kadal ini mampu bertahan hidup selama beberapa hari tanpa makanan lho!

Tak perlu jauh-jauh ke Kalimantan, kini Anda bisa menemukan earless monitor di zona New Reptile Garden Batu Secret Zoo. Disana juga ada beragam jenis reptil dan hewan mamalia lainnya yang tak kalah seru untuk dilihat.

Exit mobile version