KOTA BATU – Predator Fun Park terkenal karena satwa-satwanya yang terdengar berbahaya. Salah satunya adalah Ular Kobra Putih, reptil berdarah dingin yang punya sisik tanpa pigmen warna.
Ular Kobra Putih atau yang juga dikenal dengan White Leucistic Cobra merupakan salah satu spesies ular kobra yang berukuran cukup kecil dengan warna sisiknya yang putih pucat.
Berdasarkan penelusuran dari sejumlah sumber, ular jenis ini ada juga yang menyebutnya sebagai Albino Monocled Cobra atau dikenal pula dengan istilah Naja Kaouthia.
Monocled Cobra ini merupakan reptil ular endemik asal Thailand. Ular Kobra Putih ini memiliki postur dengan kepala layaknya kobra pada umumnya dan matanya yang cantik berwarna biru.
Ular dengan spesies kobra putih ini memiliki kelainan genetik yang disebut leusistik, dimana kulit dan sisinya tidak dapat memproduksi pigmen warna layaknya ular pada umumnya, dan berakhir memiliki warna putih.
Warna sisiknya yang putih bersih memang membuatnya tampak cantik. Tapi, Anda tidak boleh terlalu dekat karena ular ini termasuk spesies yang sangat berbahaya.
Ada dua racun utama yang bisa dilepaskan melalui gigitannya yakni racun neurotoksis dan sitotoksis. Racun neurotoksis akan menyerang sistem syaraf yang dalam memicu kegagalan pernafasan dan menyebabkan kematian. Sedangkan racun sitotoksis akan menyerang integritas sel yang bisa menyebaban nekrosis.
Predator ini berperan besar dalam mengendalikan keseimbangan ekosistem. Bahkan di Thailand dan desa-desa lainnya di Asia Tenggara, Ular Kobra Putih ini sengaja dipelihara untuk mengendalikan populasi hama tikus.
Di penangkaran, ular ini makan kira-kira dua sampai tiga kali dalam seminggu. Ular ini dibiarkan puasa selama beberapa hari agar tetap menjaga postur tubuhnya seperti di habitat aslinya.
Jika Anda mengunjungi Predator Fun Park, jangan lupa untuk melihat ular ini di exhibitnya ya. Letaknya ada di area reptil predator setelah kolam Piranha. Awas dipatuk!



