Mayat Wanita di Sungai Brantas Diduga Bunuh Diri karena Depresi

Titik Sungai Brantas tempat ditemukannya mayat wanita
Titik Sungai Brantas tempat ditemukannya mayat wanita - Foto: Bob Bimantara

KOTA MALANG – Terungkap sudah identitas mayat misterius menghanyut di Sungai Brantas Kota Malang.

Kapolsek Klojen, Kompol Akhmad Fani Rakhim melalui Kanit Reskrim Polsek Klojen, AKP Yoyok Ucuk mengatakan, mayat itu adalah warga Kecamatan Beji Kota Batu bernama Juwariyah (52).

“Sudah kami pastikan mayat itu adalah Juwariyah warga Kota Batu. Tadi keluarga sudah ada yang ke Polsek (Klojen),” kata Fani.

Fani menjelaskan, Juwariyah sempat hilang selama tiga hari. Keluarga pun sudah mencarinya dengan upaya mengunggah status di grup-grup Facebook.

“Korban itu menghilang tiga hari karena depresi begitu keterangannya,” tutur ia.

Saat disinggung kronologi bisa hanyut, Fani menduga, Juwariyah loncat dari jembatan. Pasalnya, dari hasil visum luar terdapat luka di kepala dan pelipis bagian kanan Juwariyah.

“Itu dugaan kami. Dan kemungkinan itu loncat dari jembatan atau tebing yang tak jauh dari lokasi,” tutur ia.

Fani pun menjelaskan, ia belum memastikan jembatan atau tebing mana yang dilocati oleh Juwariyah.

“Tapi kami belum tahu TKP terjatuhnya korban itu dimana,” tutur ia.

Meskipun begitu, dari penulusuran wartawan online ini, Juwariyah kemungkinan terjatuh tidak jauh dari Tempat Kejadian Musibah (TKM).

Hal itu disampaikan penemu sekaligus penemu mayat Juwariyah, Suhamim (57).

“Sepertinya dekat sini. Soalnya waktu dibawa tadi masih utuh kondisinya dan belum membusuk tidak ada gelembung,” tutup ia.

 

Exit mobile version