Libur Sekolah, Penumpang Kereta di Stasiun Mojokerto Melonjak 27 Persen

Stasiun kereta api Mojokerto (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Stasiun kereta api Mojokerto (foto: Blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, Blok-a.com – Masa libur sekolah membawa berkah bagi layanan transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan jumlah penumpang di Stasiun Mojokerto hingga 27 persen selama periode libur sekolah.

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, sebanyak 12.996 pelanggan menggunakan layanan Stasiun Mojokerto pada 22–30 Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan periode hari biasa pada 8–16 Juni 2026 yang tercatat sebanyak 10.202 pelanggan.

Dari total pelanggan selama masa liburan, sebanyak 6.406 penumpang berangkat dari Stasiun Mojokerto, sedangkan 6.590 penumpang tiba. Sementara pada periode hari biasa, jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 4.842 orang dan yang datang sebanyak 5.360 orang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi selama musim liburan.

“Selama masa libur sekolah, kebutuhan masyarakat untuk bepergian cenderung meningkat. Baik untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun keperluan lainnya. Kereta api menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, tepat waktu, serta memberikan kepastian waktu tempuh di tengah tingginya mobilitas masyarakat,” kata Mahendro.

Selain meningkatnya mobilitas masyarakat, lonjakan penumpang juga didukung program stimulus pemerintah berupa potongan tarif sebesar 30 persen untuk Kereta Api Ekonomi Komersial. Program tersebut berlaku untuk perjalanan pada 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Menurut Mahendro, kebijakan tersebut membuat masyarakat lebih leluasa merencanakan perjalanan selama libur sekolah dengan biaya yang lebih hemat tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

“Stimulus tarif dari pemerintah memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan libur sekolah untuk bepergian menggunakan kereta api. Selain lebih hemat, pelanggan tetap memperoleh layanan yang berkualitas dengan standar keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu yang menjadi komitmen KAI,” ujarnya.

Ia menambahkan, meningkatnya aktivitas penumpang di Stasiun Mojokerto juga menjadi sinyal positif bagi pergerakan ekonomi dan sektor pariwisata di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.

Untuk mengantisipasi tingginya volume pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh aspek operasional tetap berjalan optimal. Pemeriksaan sarana dan prasarana dilakukan secara rutin, pelayanan di stasiun diperkuat, serta operasional perjalanan kereta api terus dipantau agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.

KAI juga mengimbau masyarakat yang masih berencana bepergian pada sisa masa libur sekolah agar segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya. Penumpang juga diharapkan datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan saat proses boarding.

“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan. Melalui dukungan operasional yang andal serta adanya program diskon tarif dari pemerintah, kami berharap semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan bebas dari kemacetan. Kepercayaan pelanggan akan terus menjadi dorongan bagi KAI Daop 8 Surabaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di setiap perjalanan,” tutup Mahendro.(Sya)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com