Kota Malang, blok-a.com – Mendekati masa akhir periode jabatan dewan, kinerja DPRD Kota Malang akan dievaluasi untuk melihat kinerja para anggota dewan selama lima tahun terakhir.
Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menilai masyarakat Kota Malang telah dapat melihat sendiri secara langsung bagaimana kinerja dewan dan menilainya lewat evaluasi langsung dalam pemilihan umum (pemilu) pada 14 februari 2024 lalu.
“Kita nanti di akhir jabatan pasti akan ada paripurna penyampaian kinerja dewan. Itu sebagai laporan. Dan sebenarnya evaluasi dewan dilakukan oleh masyarakat pada 14 februari lalu,” tutur Made.
Dari hasil pemilu lalu, mayoritas dewan yang saat ini duduk di kursi DPRD Kota Malang terpilih kembali. Hasil pemilu ini menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat yang masih tinggi terhadap para anggota dewan.
“Dari 45 anggota dewan 26 incumbent yang terpilih lagi, 19 yang baru. Ini bagian evalluasi masyyarakat langsung terhadap DPRD Kota Malang. Karena yang mengevaluasi dewan itu ya pemilihnya, mewakili siapa masyarakat Kota Malang,” terangnya.
Melihat dari kacamata dewan sendiri, Made menilai bahwa kinerja anggota dewan saat ini sudah sangat baik, karena dapat menyelesaikan kewajiban yang harus dikerjakan. Bahkan ia mengatakan anggota dewan periode ini memecahkan rekor kinerja.
“Kalau kinerja kami sesuai roadmap jalan, beberapa Perda-Perda penting tidak ada yang terlewatkan. Justru DPRD Kota Malang periode 2019-2024 mencetak rekor ada 2 Perda inisiatif yang kita kerjakan, tentang pemajuan kebudayaan dan pengaturan pondok pesantren yang sekarang sedang dievaluasi di provinsi. Itu yang kita tunggu,” terangnya.
Bahkan walau kinerja dewan sempat terhambat oleh pandemi COVID-19 selama dua tahun, Made menerangkan bahwa anggota DPRD Kota Malang masih terhitung produktif.
“Kalau dari sisi itu masyarakat bisa melihat bagaimana produktifnya kita membahas Perda-Perda. Dan harus diingat ada 2 tahun kita tidak bisa melakukan apa-apa dan sifatnya internasional. Sehingga dalam dua tahun itu kita tidak bisa produktif,” ujarnya.
Made juga menjelaskan bahwa kinerja dewan usai pandemi berakhir sudah sangat baik hingga bisa menyelesaikan 15 ranperda setiap tahunnya.
“2022 dan 2023 kita sudah sesuai dengan trend, ada 15 Ranperda kita selesaikan setiap tahunnya, dan 2024 ini ada dua PR besar kita bagaimana tentang inisiatif dewan ini juga akan diselesaikan,” kata Made.








