Kronologi Truk Tangki Pertamina Terperosok ke Jembatan di Bululawang Malang versi Polisi

Kronologi Truk Tangki Pertamina Terperosok ke Jembatan di Bululawang Malang versi Polisi (dok. Humas Res Malang for blok-a)
Kronologi Truk Tangki Pertamina Terperosok ke Jembatan di Bululawang Malang versi Polisi (dok. Humas Res Malang for blok-a)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas yang dialimi truk tangki Pertamina di Jalan Raya Diponegoro, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (26/3/2023).

Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, insiden kecelakaan dialami oleh sebuah truk tangki Pertamina tepatnya di sebelah pintu masuk Pondok Pesantren Annur 2 sekitar pukul 01.00 WIB.

Truk yang dikemudikan oleh Agus Supriadi (38) warga Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut diketahui menabrak pagar pembatas jalan hingga terperosok ke dalam sungai Manten.

“Betul, kejadian laka lantas dialami sebuah truk pertamina di Jalan Raya Bululawang, sekitar pukul 01.00 WIB. Petugas dari Unit Laka Satlantas dan Polsek Bululawang sudah turun di lokasi kejadian,” kata Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang, Minggu (26/3/2023).

Taufik menjelaskan, kejadian bermula saat korban berjalan dari arah Selatan ke Utara dengan menggunakan truk tangki Pertamina dengan Nopol : N-9359-UA usai mengirim Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU di Kecamatan Turen.

Namun, saat melintas di lokasi kejadian, truk yang dikendarai korban oleng menyebabkan truk hilang kendali ke arah kanan dan menabrak pagar pembatas jalan. Truk kemudian terperosok ke dalam sungai.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi – saksi yang berada di tempat kejadian, diketahui bahwa kendaraan truk oleng, sehingga menyebabkan hilang kendali dan masuk ke sungai,” ujarnya.

Akibat kecelakaan itu, kaca depan truk pecah dan sopir truk sempat terseret arus sungai sekitar 200 meter. Agus kemudian segera dilarikan ke rumah sakit Mitra Delima karena menderita luka-luka di kepala dan kaki akibat benturan.

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian kemudian meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sementara truk yang terperosok ke dalam sungai belum bisa dievakuasi karena menunggu datangnya alat berat dari Surabaya.

“Pada waktu terjadi kecelakaan truk dalam keadaan kosong usai mengirim BBM, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan,” ungkapnya.

Taufik mengimbau kepada pengemudi kendaraan di wilayah Kabupaten Malang agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Selain itu wajib bagi sopir untuk memastikan kelengkapan kendaaraan dalam keadaan yang optimal sebelum mengemudi.

“Upaya ini, untuk menghindari laka lantas dengan cara memeriksa kelengkapan kendaraan seperti kondisi ban, kondisi rem, jika sudah aus disarankan untuk segera di ganti karena rawan tergelincir,” ujarnya.

Apabila cuaca ekstrim, kata Taufik, masyarakat Kabupaten Malang diminta untuk menunda perjalanan karena akan menambah resiko terjadinya kecelakaan dalam berkendara.

“Oleh sebab itu harus hati-hati lagi dalam mengendarai terutama pada saat hujan. Jangan lupa pada saat berkendara tetap menyalakan lampu kendaraan karena jarak pandang berkurang saat terjadi hujan,” pungkasnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?