KABUPATEN MALANG – Dari tiga daerah di Malang Raya hanya Kabupaten Malang yang belum menggelar pencanangan sekaligus sosialisasi vaksin Covid-19. Kota Malang dan Kota Batu sudah menggelar pencanangan vaksinasi Covid-19, Kamis (28/1).
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan tidak dilakukannya pencanangan vaksinasi Covid-19 karena masih belum tetapnya 10 tokoh yang akan diberi vaksin.
“Ya kemarin belum fix siapa yang akan divaksin. Ini kami kirim ke pusat pastinya ada 10 orang yang akan masuk untuk pencanangan itu,” kata Wahyu.
Wahyu juga menjelaskan, belum tetapnya 10 tokoh tersebut dikarenakan ada sejumlah nama yang tidak memenuhi syarat dan harus diganti.
“Seperti contoh pak Bupati yang umurnya di atas persyaratan jadi ya tidak bisa ada juga Dandim (0818 Malang – Kota Batu, Letkol Inf Dodi Sandra) dan Kapolres Malang (AKBP Hendri Umar) yang penyitas itu ya harus diganti,” ujarnya di Pendopo Agung, Kamis (28/1).
Sebagai gantinya, Wahyu mengaku akan mengambil perwakilan tokoh agama di Kabupaten Malang, seperti Ketua MUI ataupun Ketua PCNU Kabupaten Malang dan juga Aremania.
“Ya nanti kami ambil dari Ketua MUI, Ketua PCNU Kabupaten (Malang) dan Aremania untuk menggantikan yang tidak memenuhi syarat. Ini sedang kami ajukan semoga besok sudah ada kepastiannya,” tutup ia.
Sebagai informasi, untuk pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (30/1).
Rencananya akan digelar di Pendopo Kepanjen dengan pertimbangan dekat RSUD Kanjuruhan. Artinya jika ada kejadian paska vaksin, bisa langsung ditangani di rumah sakit.



