Banyuwangi blok-a.com – Petrus Edo Permana (20) warga lingkungan Kampung Mbayuran, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran yang dikabarkan tenggelam di Muara Mbaduk pada Sabtu (15/10/2022) berhasil ditemukan oleh nelayan, Senin (17/10/2022).
Sejak dikabarkan tenggelam saat mencari kayu untuk memperbaiki perahunya, tim gabungan dari Basarnas, relawan FPRB, masyarakat dan nelayan setempat mencari keberadaan korban, namun tidak diketemukan.
Korban mencari kayu untuk memperbaiki perahunya yang rusak bersama dua rekannya. Sayangnya, usaha mencari kayu gagal, justru membawa kabar duka.
Bahkan, Edi salah satu kawan korban harus kelelahan untuk berusaha menepi dari terjangan arus Muara Mbaduk
Melihat korban tidak berhasil menepi, rekan korban langsung bergegas mencari pertolongan
Adanya kabar korban tenggelam, Basarnas bersama relawan FPRB langsung bergerak mencari keberadaan korban. Dikarenakan kondisi air keruh, dan arusnya cukup deras, tim gabungan menghentikan pencarian korban.
“Usaha pencarian terpaksa kita hentikan karena kondisi alam yang buruk,” ungkap, relawan Destana, Anang.
Pada esok harinya, tim gabungan kembali melakukan pencarian korban. Sekitar pukul 07.00 pagi, tim gabungan mendapat kabar dari salah satu nelayan melihat jazad korban mengapung di pantai Rajegwesi.
Mendapat kabar tersebut, tim SAR langsung meluncur, dan menemukan korban sudah tidak bernyawa. Kondisi korban sudah kaku, perut mengembung, dan sudah membusuk namun masih dapat dikenali.
Setalah mengevakuasi korban, tim gabungan langsung membawa jazad korban ke rumah duka, untuk diserahkan ke keluarganya.
Perangkat Desa Sarongan, Suyono menghimbau kepada masyarakat maupun pengunjung wisata Muara Mbaduk agar lebih berhati-hati, agar tidak terjadi korban lagi.
“Ini menjadi pembelajaran untuk kita semua, alam jangan diremehkan atau dibuat main-main dan jangan sampai kejadian yang seperti ini terulang lagi, ” himbau Suyono. (Kuryanto)










Balas