Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Penuhi Bakti Seorang Anak

Megawati Soekarnoputri, melaksanakan ziarah ke Makam Proklamator Ir. Soekarno di Kota Blitar (foto: Blok-a.com/Fajar)
Megawati Soekarnoputri, melaksanakan ziarah ke Makam Proklamator Ir. Soekarno di Kota Blitar (foto: Blok-a.com/Fajar)

Blitar, Blok-a.com – Presiden ke 5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melaksanakan ziarah ke Makam Proklamator Ir. Soekarno di Kota Blitar, Sabtu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus wujud bakti dan komitmen menjaga warisan perjuangan sang ayah.

Megawati hadir didampingi jajaran Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, pengurus DPD Jawa Timur, serta sejumlah anggota fraksi dari berbagai daerah. Rangkaian diawali dengan tabur bunga dan doa bersama di pusara Bung Karno, diselimuti suasana haru dan penghormatan mendalam.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menjelaskan makna mendalam di balik kegiatan tersebut.

“Hari ini Ibu Megawati didampingi jajaran DPP dan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berziarah. Ziarah ini adalah bagian dari bakti seorang anak kepada bapaknya, mendoakan beliau di pusaranya,” kata Said Abdullah.

Said menambahkan, nilai-nilai yang ditinggalkan Bung Karno terus menjadi pedoman utama bagi langkah Megawati dan seluruh kader partai.

“Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno terus menjadi sumber inspirasi bagi Ibu Megawati dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

Salah satu cita-cita besar yang terus dijaga adalah mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Salah satunya, Ibu ingin bangsa ini maju dan sejahtera, berdikari sesuai dengan mimpi Bung Karno. Semangat itu yang terus dirawat dan diwariskan kepada seluruh kader PDI Perjuangan,” ujarnya.

Menurut Said Abdullah, peringatan Bulan Bung Karno bukan sekadar seremonial belaka, melainkan momen refleksi bersama.

“Bagi PDI Perjuangan, Bulan Bung Karno bukan hanya momentum mengenang sejarah. Lebih dari itu, bulan Juni menjadi ruang refleksi untuk terus menghidupkan gagasan, pemikiran, serta nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Usai kegiatan ziarah, Megawati dijadwalkan meresmikan hasil pemugaran Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno yang memiliki nilai sejarah tinggi, pada Senin (15/6/2026).

“Besok (Senin) Bu Mega meresmikan Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno, sekaligus peresmian hasil renovasi rumah tersebut. Renovasi ini merupakan hasil gotong royong seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan,” tandasnya.

Said menyebutkan, bahwa seluruh biaya pemugaran dikumpulkan secara swadaya dari kalangan internal partai.

“Total dana yang dihimpun untuk pembenahan situs bersejarah tersebut mencapai sekitar Rp4,1 miliar. Gotong royong adalah ajaran Bung Karno yang terus kami pegang,” tegasnya.

Renovasi tersebut dilakukan agar warisan sejarah tetap terpelihara dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

“Apa yang dilakukan untuk Istana Gebang ini adalah bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga jejak sejarah bangsa agar bisa menjadi sarana pembelajaran bagi anak cucu kita,” pungkasnya. (jar)

Exit mobile version