Kenalan dengan Nutria, Hewan Pengerat yang Menggemaskan di Batu Secret Zoo

Nutria
Nutria di Batu Secret Zoo. Foto: Aga

KOTA BATU – Batu Secret Zoo merupakan destinasi wisata taman konservasi terbaik di Jawa Timur. Di antara banyaknya satwa yang dirawat di taman konservasi ini, ada satu satwa yang cukup unik dan menggemaskan, yaitu Nutria si tikus sungai.

Nutria merupakan hewan pengerat yang bentuk tubuhnya cukup besar, herbivora, dan hidupnya semiakuatik. Bentuknya hampir mirip seperti Kapibara yakni hamster terbesar namun memiliki ukuran yang lebih kecil.

“Nutria ini seperti tikus hama dan cukup pengrusak juga, hanya saja dia hidup di dua alam, darat dan air. Kalau dilepaskan di tempat bebas dia gak jauh berbeda sama tikus sifat invasifnya,” terang Dimas Awit, Guest Relation Officer Jawa Timur Park 2.

Nutria atau yang sering disebut Coypu ini punya kesenangan menggali tanah dan memakan akar-akaran dari tumbuhan. Kegiatan Nutria ini menyebabkan terganggunya kesuburan tumbuhan.

Satwa dengan nama latin Myocastor coypus ini memiliki beragam warna tubuh yang berbeda-beda meskipun masih dalam satu spesies. Ada Nutria yang berwarna abu-abu, hitam, putih, hingga oranye.

Anatomi tubuhnya jika diamati mirip seperti berang-berang dan tikus besar hanya saja memiliki ekor yang sangat pendek. Nutria dewasa biasanya memiliki berat 4-9 kg, dan panjang tubuh 40-60 cm dengan ekor 30 hingga 45 cm.

Coypus dapat hidup hingga enam tahun di penangkaran dan taman konservasi, tetapi individu yang tidak normal hanya dapat hidup hingga tiga tahun. Namun, Nutria merupakan individu yang cepat berkembang biak. Jika waktunya tepat, seorang betina bisa hamil tiga kali dalam setahun.

Habitat asli dari Nutria yang ada di Batu Secret Zoo Jatim Park 2 adalah daerah subtropis dan sejuk di Amerika Selatan. Disana, mereka biasa tinggal berkelompok di pinggiran sungai yang jauh dari pemukiman manusia.

Exit mobile version