Keluarga Ojol Korban Kecelakaan Warga Taman Terima Santunan JKK dan Beasiswa dari BPJS

Keluarga Ojol Korban Kecelakaan Warga Tama Terima Santinan JKK dan Beasiswa dari BPJS
Keluarga Ojol Korban Kecelakaan Warga Tama Terima Santinan JKK dan Beasiswa dari BPJS

Sidoarjo, blok-a.com – Keluarga almarhum Ambar Hariyanto, driver ojek online (ojol), korban meninggal dalam musibah kecelakaan di Sidoarjo pekan lalu, menerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Selain santunan jaminan kematian, keluarga korban juga menerima tambahan manfaat dari BPJS berupa beasiswa pendidikan bagi anak korban yang diserahkan langsung Bupati Sidoarjo, Subandi, Sabtu (11/4/2026).

Saat penyerahan santunan di kediaman korban di Desa Pertapanmaduretno, Kecamatan Taman itu, Bupati Subandi didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo, bersama Forkopimka setempat.

Santunan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, termasuk para pekerja sektor informal seperti ojek online.

Dijelaskannya, melalui program BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat, termasuk pekerja rentan agar mendapatkan jaminan keselamatan kerja dan perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan

“Hari ini kita menyerahkan santunan kepada keluarga saudara kita, driver ojek online yang mengalami kecelakaan. Ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan bagi para pekerja,” kata Subandi.

Ia menjelaskan bahwa total santunan yang diberikan sebesar Rp70 juta untuk jaminan kematian, serta tambahan manfaat beasiswa pendidikan bagi anak korban sebesar Rp79,5 juta.

 

“Alhamdulillah, santunan sudah diterima dan masuk ke rekening keluarga. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan, khususnya untuk keberlanjutan pendidikan anak korban,” pesannya.

Subandi menegaskan bahwa pendidikan anak korban menjadi perhatian utama pemerintah. Ia berharap anak tersebut dapat terus melanjutkan sekolah hingga jenjang yang lebih tinggi.

 

“Yang terpenting, anak ini harus tetap sekolah. Pemerintah akan terus mengawal agar pendidikannya tidak terhenti. Harapannya, ke depan bisa meraih masa depan yang lebih baik dan membantu keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Rina, istri korban merasa bersyukur dan berterima kasih keoada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang masih perduli dengan keluarganya.

Saya berterima kasih kepada Bupati Sidoarjo karena telah memberikan santunan ini. Sehingga santunan ini dapat membantu memperingan beban ekonomi keluarga saya,” ungkapnya. (fah/bob)

Exit mobile version