Kaum Difabel Banyuwangi Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Kalibaru

Anggota DMI Banyuwangi ketika menyerahkan bantuan korban banjir Kalibaru di Posko Tanggap Darurat, bertempat di Desa Kalibaru Wetan, Minggu (6/11/2022)

Banyuwangi blok-a.com – Komunitas Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Kabupaten Banyuwangi turut membantu korban banjir Kalibaru, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (6/11/2022) siang.

50 orang yang memiliki kebutuhan khusus yang tergabung di DMI datang ke Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir bertempat di kantor Desa Kalibaru Wetan untuk menyerahkan bantuan untuk warga yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada Kamis (3/11/2022) malam.

Jajaran pengurus DMI Banyuwangi dengan sepeda motor khusus mendatangi Posko Tanggap Darurat menyerahkan bantuan untuk korban banjir Kalibaru, Minggu (6/11/2022) (blok-a.com/Gatut Imawan)

Ketua DMI Banyuwangi, Temon mengatakan dirinya bersama dengan jajaran pengurus DMI datang ke Posko Tanggap Darurat Bencana ini untuk menyerahkan bantuan untuk korban banjir.

“DMI Banyuwangi berusaha memberikan yang terbaik, dan memberikan manfaat kepada masyarakat, salah satunya ya memberikan bantuan seperti ini,” kata Temon

Meski memiliki keterbatasan, pengurus dan anggota DMI Banyuwangi tidak menyurutkan untuk berbuat baik. Mereka datang ke Posko Tanggap Darurat mengendarai sepeda motor yang sudah dimodifikasi sesuai kebutuhan orang difabel.

Setiba di Posko Tanggap
Bencana, Temon bersama anggota DMI langsung menyerahkan bantuan berupa mie instan, air mineral, beras, dan pakaian kepada petugas Posko.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, dan bermanfaat,” ucapnya.

Pemberian bantuan ini kata Temon DMI Banyuwangi tidak melakukan hanya kali ini saja. Pihaknya sudah seringkali memberikan bantuan, diantaranya, erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu.

Saat menyerahkan bantuan, sambung Temon seluruh jajaran pengurus DMI Banyuwangi ikut dan menyaksikan penyerahan bantuan tersebut. Tujuannya memberikan bantuan ini untuk meringankan beban korban bencana alam.

“Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami kaum difabel, semoga yang kami berbuat ini bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang,” ungkapnya.

Temon berharap agar masyarakat yang terdampak banjir Kalibaru ini tetap tegar dalam menghadapi cobaan.

“Untuk saudara-saudaraku yang terkena musibah semoga tetap tanah, dan tegar dalam menghadapi cobaan ini. Dan peristiwa ini tidak terjadi lagi, serta masyarakat bisa kembali beraktivitas,” doa Temon.

Seperti diketahui, banjir bandang Kalibaru, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi terjadi pada Kamis (2/11/2022) malam meluluhlantakkan puluhan rumah warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan. Tidak hanya rumah, mobil, sepeda motor, dan hewan ternak warga turut hanyut terseret banjir.

Data assessment BPBD Banyuwangi pada Minggu (6/11/2022) terdapat
36 rusak hanyut, 22 rusak sedang, dan 19 rusak ringan, 3 mobil hanyut, 7 sepeda motor hanyut, dan 28 ekor kambing hanyut.

Selain menghanyutkan rumah, mobil, sepeda motor, dan hewan ternak. Banjir bandang tersebut memutus saluran Hippam, jembatan terputus dan ambrol, serta 1142 jiwa atau 363 Kepala Keluarga (KK) membutuhkan bantuan.

Bencana Banjir bandang ini mampu menggugah komunitas-komunitas, dan partai politik ikut prihatin dengan mendirikan posko-posko untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir bandang Kalibaru tersebut.

“Saya masih belum tahu berapa jumlah posko yang didirikan partai politik dan lembaga lainnya. Saya sangat mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan tersebut,” kata Plt Kalaksa BPBD Banyuwangi, Ilzam Nuzuli.

Disamping itu, kata Ilzam antusiasme masyarakat memberikan bantuan warga yang terdampak banjir Kalibaru ini sangat tinggi.

“Bantuan dari masyarakat berupa apapun kami koordinir, selanjutnya kami salurkan kepada masyarakat terdampak,” pungkasnya. (Gim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com