Kabupaten Malang: Tersangka Pembuat Meme Bupati Ditangkap hingga Skema Nyoblos di Pilkada

Caping Pembuat Meme Bupati
Caping Pembuat Meme Bupati Malang- Foto: Bob Bimantara

BLOK A – Caping tak berkutik saat polisi berhasil menemukan keberadaannya. Ia telah empat bulan dicari pihak berwajib karena meme buatannya yang menampilkan sosok H.M Sanusi sebagai Bupati Malang. Sementara itu, harus ada penanganan khusus bagi masyarakat dengan riwayat komorbid pada Pilbup 2020. Bila tidak, maka Pemilihan itu bisa jadi klaster baru.

1. Empat Bulan Main “Petak Umpet” dengan Polisi, Tersangka Pembuat Meme Bupati Malang Akhirnya Pasrah Ditangkap

Safril Marfadi atau Caping Nampak tidak ada perlawanan saat Polres Malang akhirnya berhasil membekuknya, Senin (28/9). Ia merupakan tersangka pembuat meme Bupati Malang dan sudah diincar sejak Juni 2020. Penangkapan terjadi di rumah Rosani Projo yang merupakan Ketua Malang Crisis Center (MCC).

Proses penangkapan pun berjalan lancar. Pihak kepolisian pun bahkan sempat mengetuk pintu dan masuk dengan sopan. Hal itu dikatakan Sani sendiri. Dijelaskannya saat tertangkap sekitar malam hari, Caping sedang mengobrol dengannya.

2. Diam-diam, Kadinkes Kabupaten Malang Mengaku Pernah Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo mengaku pernah terkonfirmasi positif Covid-19 selama lima hari namun sudah sembuh. Pengakuan tersebut dikatakannya saat memberikan arahan di Forum Silaturahmi Khambtibmas Polres Malang di Hotel Mirabell Kepanjen, Rabu (30/9).

Selama terkonfirmasi Covid-19, tidak ada gejala berat yang ia rasakan. Hanya saja ada gejala ringan seperti batuk dan pilek. Saat disinggung kapan Arbani tahu dirinya terkonfirmasi posiif Covid-19, dokter gigi itu enggan menjawab secara detail. Ia hanya berani mengatakan satu atau dua bulan lalu.

3. Waspada Klaster Baru! Puluhan Ribu Orang Berpenyakit Komorbid di Kabupaten Malang bakal Nyoblos di TPS

Kepala Dinas Kesehatan Arbani Mukti Wibowo resah dengan gelaran Pilbup Malang 2020 karena terdapat 20 hingga 30 ribu orang berpenyakit komorbid bakal memberikan hak pilih di sekitar 4999 TPS (Tempat Pemungutan Suara) se Kabupaten Malang. Jika tidak ada upaya antisipasi itakutkan akan hadir kluster Covid-19 Pilkada di Kabupaten Malang.

Arbani pun menyarankan agar KPUD Kabupaten Malang membuat skema untuk antisipasi itu. Skemanya adalah memberikan hak istimewa kepada orang dengan riwayat komorbid, yakni memberikan hak pilih di rumah. Bisa juga memberikan waktu khusus sehingga mengurangi kontak dengan orang lain.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com