Pacul Jatuh saat Arus Sungai Deras, Petani Ditemukan Tewas Hanyut di Kota Malang

Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah. (Shutterstock)

Kota Malang, blok-a.com – Jenazah seorang petani ditemukan di aliran sungai metro di Klayatan Gang 2 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun Kota Malang, Kamis (11/5/2023).

Jenazah seorang petani itu ditemukan di Sungai Metro Klayatan Kota Malang sekitar pukul 09.45.

“Iya tadi sekitar pukul 09.45 piket Polsekta Sukun menerima adanya penemuan mayat seorang pria di aliran Sungai Metro masuk Klyatan Gang 2,” jelas Kapolsekta Sukun, Kompol Nyoto Gelar dikonfirmasi, Kamis (11/5/2023).

Sementara untuk identitas petani yang ditemukan jenazah-nya di Sungai Metro Klayatan Gang 2 itu bernama Nakrowi (66). Nakrowi adalah warga asal Tanjung Putra Kelurahan Tanjungrejo Kecamatan Sukin Kota Malang.

“Identitasnya bernama Nakrowi warga Tanjung,” kata dia.

Sebelum ditemukan jenazahnya hanyut di Sungai Metro Klayatan, petani itu terlihat membawa pacul. Dia baru saja bertani di sawah di sekitar rumahnya.

Setelah itu, Nakrowi lalu menyebrangi Sungai Metro untuk ke rumahnya. Dia lewat Sungai Metro karena lebih dekat. Jalur melalui sungai itu adalah jalan pintas menuju rukahnya.

“Korban melewati jalan pintas yang lebih dekat menuju ke rumahnya dengan cara menyebrangi sungai metro,” tuturnya.

Saat melewati Sungai Metro itu, kata Nyoto, pacul yang dibawa Nakrowi terjatuh ke sungai. Petani itu pun mencoba mencari paculnya.

Namun nahas, arus sungai di Sungai Metro kala itu cukup deras. Nakrowi pun hanyut.

“Karena saat itu arus sungai sedang deras akibatnya korban hanyut hingga dilaporkan hilang,” tutupnya. (bob)