Jombang, blok-a.com – Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut kedatangan ribuan peserta dan penggembira Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kesiapan tempat penginapan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan sejumlah fasilitas penginapan di beberapa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menampung para penggembira Muktamar.
Sekolah yang disiapkan sebagai lokasi penginapan antara lain SMAN 3 Jombang, SMAN 2 Jombang, SMKN 1 Jombang, dan SMKN 3 Jombang.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengecek langsung kesiapan sejumlah fasilitas tersebut pada Selasa (25/8/2026). Ia memastikan lokasi penginapan telah dilengkapi fasilitas penunjang untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
“Di semua lokasi akan dilengkapi oleh layanan kesehatan dan sarana pendukung untuk menginap,” ujar Khofifah.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah SMAN 3 Jombang. Di lokasi tersebut, panitia telah mendirikan tenda berukuran besar yang dilengkapi ratusan kasur dan bantal.
Aula sekolah juga disiapkan sebagai tempat istirahat tambahan. Selain fasilitas tidur, panitia menyiapkan layanan kesehatan serta berbagai kebutuhan operasional selama sekolah tersebut digunakan sebagai tempat penginapan.
Menurut Khofifah, penyediaan fasilitas tersebut merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat yang datang untuk mengikuti dan memeriahkan Muktamar ke-35 NU.
Selama sekolah digunakan sebagai lokasi penginapan, kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Kebijakan tersebut diberlakukan sementara di sejumlah sekolah yang berada di Kecamatan Jombang dan Kecamatan Tembelang.
Tidak hanya penggembira, kebutuhan akomodasi bagi muktamirin atau peserta resmi Muktamar juga mendapat perhatian khusus dari panitia.
Salah satu lokasi penginapan peserta berada di Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbullah (MAUWH) Bahrul Ulum, Tambakberas. Madrasah tersebut masuk dalam Tower 1 kawasan penginapan peserta Muktamar. Sebanyak 156 kasur telah disiapkan di 13 kamar. Setiap kamar akan ditempati sekitar 12 muktamirin.
Kepala MAUWH Bahrul Ulum, Faizun Amir, mengatakan seluruh persiapan dilakukan untuk memastikan para delegasi dapat beristirahat dengan nyaman.
“Kasur ada 156, kamarnya ada 13. Jadi per kamar itu ditempati 12 orang,” kata Faizun.
Pihak madrasah juga mempertimbangkan kondisi fisik para muktamirin yang sebagian besar diperkirakan berusia lanjut. Karena itu, area penginapan hanya menggunakan lantai 1 dan lantai 2.
“Yang ditempati itu lantai 1 dan lantai 2. Lantai 3 terlalu tinggi untuk para beliau-beliau yang rata-rata sudah sepuh,” ujarnya.
Untuk menunjang kenyamanan, kamar-kamar yang digunakan telah dilengkapi pendingin ruangan berupa AC. Kipas angin yang tersedia di ruangan juga masih dapat dimanfaatkan. Sementara untuk fasilitas sanitasi, MAUWH menyediakan 14 kamar mandi yang dapat digunakan para peserta selama menginap.
Pihak madrasah mulai bersiaga menerima kedatangan delegasi sejak Rabu (26/8/2026). Namun, sebagian peserta diperkirakan baru tiba pada Kamis (27/8/2026) pagi.
“Kita stand by mulai tanggal 26, tetapi dimungkinkan muktamirin hadirnya itu tanggal 27 pagi,” ujar Faizun.
Secara keseluruhan, Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU menyiapkan sekitar 3.000 kasur untuk mendukung kebutuhan akomodasi selama pelaksanaan Muktamar. Dari total tersebut, sebanyak 2.000 kasur merupakan dukungan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sedangkan 1.000 kasur lainnya berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selain tempat tidur, berbagai fasilitas pendukung juga disiapkan, termasuk layanan kesehatan, sanitasi, serta sarana operasional lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan para muktamirin dan penggembira yang datang dari berbagai daerah dapat memperoleh tempat istirahat yang layak selama mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang.
Dengan kesiapan tersebut, Jombang tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan forum tertinggi NU, tetapi juga berupaya memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi ribuan warga yang akan hadir selama rangkaian Muktamar berlangsung.(Sya)




