Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Pasar Hewan Gondanglegi Malang Alami Kenaikan

Kondisi Kambing Pasar Hewan Gondanglegi, Rabu (16/4/2025) (blok-a.com/ Berril Labiq)
Kondisi Kambing Pasar Hewan Gondanglegi, Rabu (16/4/2025) (blok-a.com/ Berril Labiq)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, harga hewan kurban kambing ukuran tanggung di Pasar Hewan Gondanglegi nengalami kenaikan harga.

Dari pantauan blok-a.com di lapangan, Pasar Hewan Gondanglegi, kini mulai ramai dengan aktivitas pengumpulan kambing. Para pemasok dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai mengumpulkan kambing untuk dikirim ke daerah-daerah seperti Kediri, Surabaya, dan bahkan Kalimantan.

Aktivitas perdagangan di Pasar Gondanglegi saat ini masih didominasi oleh transaksi antar penjual dan pembeli. Beberapa pembeli terlihat saling tawar menawar dari penjual satu ke penjual lainnya.

Salah satu pedagang hewan kurban Abdurrohim (60) mengaku, kondisi penjualan kambing kurban per-hari Rabu (16/4/2025) kemarin mengalami kenaikan terutama untuk kambing ukuran tanggung.

“Harga kambing jumbo untuk qurban relatif stabil. Namun, untuk kambing ukuran tanggung, yang biasanya dibanderol Rp2 juta hingga Rp2,5 juta, kini harganya Rp2,3 juta sampai Rp2,7 juta,” ujarnya.

Kenaikan ini diduga karena tingginya permintaan dari pedagang yang mulai mengumpulkan stok untuk dikirim ke berbagai daerah, termasuk Surabaya, Kediri, dan bahkan Kalimantan.

“Hari ini penjual jual ke penjual. Mereka yang kumpulin kambing untuk dikirim ke luar pulau atau ke daerah lain di Jawa Timur,” jelas Pak Abdurrohim.

Pria bertopi koboi itu juga berbagi pengalamannya hari ini, ia membawa sebanyak 4 ekor kambing jumbo dan tanggung. Jenisnya pun bermacam-macam, ada jawa randu dan jenis kacang, namun penjualannya belum laku sama sekali.

“Tadi saya bawa Kambing tanggung-tanggung harga Rp2.3 juta – Rp2.7 juta itu tadi, bawa 4 ekor, tapi belum laku, akhirnya saya bawa balik aja buat persiapan besok di Pasar Wage di Dampit, karena Pasar Wage di dampit ini banyak juragan yang turun, juragan ini yang ambil kambing bawa truk-truk kan,” ujarnya

Selain kambing, Pasar Gondanglegi juga menjadi barometer perdagangan sapi di kawasan ini. Rohim sapaan karibnya, menyebutkan bahwa satu hingga dua bulan lalu, pasokan sapi di pasar ini merosot drastis akibat wabah PMK.

“Biasanya 200 ekor sapi datang, tapi cuma 50 ekor yang ada,” tambahnya.

Namun, pasar sapi menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan pasca penurunan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Full sapi, persiapan Idul Adha. PMK sudah menurun drastis, mungkin sudah selesai,” tutupnya (ber/bob)

Exit mobile version