Banyuwangi blok-a.com – wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi perketat hewan ternak dari luar Banyuwangi masuk di Banyuwangi. Bahkan di bursa perdagangan hewan ternak kaki empat di pasar hewan menolak sapi dari kabupaten Jember, Jum’at (3/6/2022) siang.
Koordinator Pasar Glenmore, Slamet Budiyono membenarkan pihaknya menolak pedagang sapi dari luar daerah, yang akan menjual ternaknya di pasar hewan Glenmore.

“Benar, tadi pedagang sapi dari Kabupaten Jember kami suruh pulang, karena takut terkena virus PMK,” kata Slamet Budiyono.
Menjelang hari raya Idul Adha, harga hewan ternak berkaki empat cenderung naik, dibandingkan dengan hari-hari biasa.
“Saat ini harga sapi dan kambing mulai naik,” ujarnya.
Namun, kata Budiyono jumlah perdagangan hewan sapi dan kambing cenderung menurun hingga 50 persen.
“Biasanya, hewan sapi dan kambing di bursa perdagangan di Pasar Hewan Glenmore, setiap Jum’at-nya mencapai 200 ekor lebih. Saat ini hanya ada 104 hewan ternak yang diperdagangkan,” paparnya.
Untuk menghindari virus PMK, sesuai arahan dari Pemkab Banyuwangi pihaknya tidak boleh menjual hewan yang kondisinya kurang baik.
“Sejak virus PMK merebak di Jawa Timur, kami memperketat perdagangan sapi. Jika ada sapi yang terlihat kurang sehat, ya saya suruh bawa pulang, jangan di jual di pasar hewan agar virusnya tidak menular di hewan ternak lainnya,” tandasnya.
Sebelum hewan ternak masuk di area pasar hewan untuk diperdagangkan, pihaknya bersama petugas dari dinas peternakan akan memeriksa hewan-hewan tersebut. Bahkan petugas dari dinas peternakan didampingi dari anggota Polsek Glenmore menyuntik hewan yang terlihat kurang sehat.
“Tadi petugas dari dinas peternakan bersama anggota Polsek Glenmore menyuntik satu ekor sapi yang terlihat kurang sehat,” paparnya.

Budiyono menghimbau kepada pedagang hewan ternak berkaki empat yang ingin memperdagangkan hewan ternaknya di pasar Glenmore, diwajibkan hewannya harus sehat, jika ada hewan ternak yang kondisinya kurang sehat akan mengeluarkan hewan ternak tersebut di bursa perdagangan pasar hewan Glenmore.
“Kalau ada pedagang menjual hewan ternak dalam kondisi kurang sehat, saya akan mengeluarkan hewan itu,” pungkasnya. (Gito)










Balas
Lihat komentar