Jangan Mager Ganti, Ini Bahaya Memakai Masker Bedah Secara Berulang

Masker Bedah
Masker Bedah - Foto: The Conversation

BLOK-A – Masker menjadi salah satu benda wajib saat pandemi. Salah satunya memakai masker bedah. Namun, masker bedah hanya bisa dipakai satu kali. Jika dipakai berulang, ada bahaya yang mengintai kesehatan.

Masker bedah sendiri dimaksudkan untuk sekali pakai, untuk mencegah seseorang menyebarkan kumannya sendiri. Biasanya, masker jenis ini digunakan oleh ahli bedah untuk menjauhkan kuman dari pasien. Mereka juga dapat digunakan oleh pasien yang sakit untuk meminimalisir penyebaran penyakit dari partikel kecil yang terbatuk.

Sementara itu, respirator N95 menyaring 95 persen partikel di udara untuk meminimalkan pemakainya terpapar penyakit menular. Mereka dipakai oleh petugas kesehatan yang merawat orang sakit dan tidak ingin terinfeksi.

Mengutip Insider, Jumat (18/12), masker wajah tidak dimaksudkan untuk digunakan kembali. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan melepas masker setelah lembap dari napas Anda, dan jangan pernah menggunakan kembali masker sekali pakai.

Masker dan respirator sekali pakai tidak dapat digunakan kembali karena berfungsi dengan menjebak partikel berbahaya di dalam jaring serat yang digunakan untuk membuatnya.

Penumpukan berbahaya ini tidak dapat dibersihkan atau didisinfeksi tanpa merusak serat atau komponen lain dari perangkat seperti tali pengikat atau penjepit hidung. Jika dipakai berulang, bakteri atau virus yang menempel dan sudah terjebak sebelumnya akan menempel di wajah.

Masker bedah yang dipakai berulang juga akan menurunkan tingkat efektivitasnya dalam menyaring bakteri dan kuman dari sekitar.

Exit mobile version