Jamaah Misa Natal Dibatasi, Polresta Malang Kota Antisipasi Teror

Forkopimda saat meninjau Gereja Katedral Ijen
Forkopimda saat meninjau Gereja Katedral Ijen - Foto: Rifky Pramadani

KOTA MALANG – Umat kristiani tidak perlu risau saat menjalankan ibadah Natal. Walikota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya mengamankan ibadah Natal.

Hal ini disampaikan oleh Sutiaji saat meninjau pengamanan di Gereja Katedral Ijen, Selasa (22/12).

“Kehadiran kami di sini meyakinkan dan memberikan jaminan pada jemaat bahwa kami sepenuhnya akan menjaga keamanan bagi yang sedang menjalankan ibadah,” tutur Sutiaji.

Sutiaji menyebut rasa aman selama ibadah natal tahun ini didasari dua hal, yakni Covid-19 dan perbuatan yang tidak diinginkan. Ia menginginkan jemaat dan masyarakat secara umum untuk tetap waspada. “Siapapun tidak boleh mengganggu saudara-saudara kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan banyak pihak untuk menghadirkan rasa aman. Soal Covid-19, gereja-gereja yang ada di Kota Malang dihimbau untuk mengacu pada surat edaran yang telah dibuat Pemkot.

Salah satu isi surat edaran tersebut meminta masyarakat untuk tidak menciptakan kerumunan selama liburan natal dan tahun baru. Selain itu, juga kewajiban menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peninjauan natal dilakukan secara sampling, baik di gereja Kristen maupun Katolik.

Senada dengan Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya mewaspadai aktivitas kelompok-kelompok teror.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Dandim, Pemkot dan unsur masyarakat,” jelas Leo.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com