Jadi Alat Transportasi ‘Mahal’, Begini Sejarah Kereta Kuda Eropa di Museum Angkut

Kereta Kuda Eropa
Model Kereta Kuda di Museum Angkut. Foto: JTP

KOTA BATU – Selain kendaraan bermesin, manusia sudah menggunakan kereta kuda sebagai alat transportasi sejak dulu. Di Museum Angkut, Anda bisa melihat banyak model alat angkut tersebut beserta cerita-ceritanya yang unik.

Kereta kuda pernah mengalami masa kejayaan, meski tak semua orang bisa naik kereta kencana tersebut.

Sekitar abad ke-17, orang-orang Eropa menganggap kereta kuda sebagai alat transportasi mahal karena hanya bisa dimiliki dan ditunggangi oleh para kaum elit hingga bangsawan.

Meski mahal, tapi kendaraan ini adalah yang paling efisien. Kereta kuda tetap populer di Eropa sebagai alat transportasi, sebelum akhirnya tergantikan oleh kereta besi.

Kereta kuda awalnya dibuat di Hungaria. Hingga abad ke-16, alat transportasi ini sudah dipergunakan di seluruh kawasan Eropa Barat.

Dua abad kemudian, kereta kuda menjadi alat transportasi yang kian populer. Begitu pula dengan di Amerika yang segera menjadi angkutan umum.

Sampai abad ke-18, kendaraan hasil pengembangan dari kereta kuda mulai muncul, termasuk seperti bus penumpang yang ditarik oleh sekawanan kuda untuk menempuh jarak jauh.

Pada saat yang sama, kereta kuda yang lebih ringan mulai dikembangkan, dengan gaya yang lebih mewah dan lebih cepat.

Di Eropa, kita bisa menemukan dua jenis variasi kereta kuda, yakni model cabriolet dan coupe.

Cabriolet merupakan kereta kuda ringan yang beroda dua. Bentuk dan pengembangan kereta kuda ini juga menginspirasi model mobil tanpa atap pada awal abad ke-20.

Sedangkan pada model coupe, kereta kudanya memiliki bentuk yang lebih kecil serta lebih ringan, meskipun tetap beroda empat.

Uniknya, pada model coupe ini hanya ada satu baris kursi di dalamnya, untuk dua penumpang. Dari sinilah, industri otomotif terinspirasi menyebut model coupe untuk mobil sport dengan dua pintu dan dua kapasitas penumpang.

Anda dapat menemukan banyak kereta kuda dengan beragam model di Museum Angkut. Jika sudah melihatnya, jangan lupa untuk berfoto-foto ya! Selamat berlibur!

Exit mobile version