Gresik, blok-a.com – Suasana Balai Desa Yosowilangon, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Minggu (19/5/2024) pagi berbeda dari biasanya.
Terlihat puluhan siswa-siswi warga desa Yosowilangon antusias menyimak pemaparan guru mata pelajaran (mapel) Matematika oleh guru les yang didatangkan Pemerintah Desa (Pemdes) Yosowilangon.
Menurut Abdur Rosyid Kepala Desa Yosowilangon, les gratis ini merupakan program unggulan pemdes dalam mencerdaskan bangsa.
Abdur Rosyid mengatakan, program les Matematika gratis ini bisa diikuti siswa-siswi warga Yosowilangon mulai tingkat SD hingga SMP setiap hari Minggu mulai pukul 09.00 – 10.30.
“Ini merupakan Program unggulan desa Yosowilangun terkait pendampingan anak dan juga beasiswa bagi yang tidak mampu untuk bisa sekolah dan kuliah yang sumber anggarannya dari dana desa,” ujar Abdur Rosyid.
Tingkat kesulitan pemahaman yang tinggi bagi siswa terhadap Matematika menjadi alasan Pemdes memilih mapel ini sebagai mapel utama dalam program les gratis.
“Matematika adalah momok bagi anak-anak. Harapannya dengan metode ini kami yakin anak-anak akan suka dengan matematika,” ujarnya.
Abdur Rosyid menjelaskan, dalam program peningkatan pendidikan anak tak mampu di Desa Yosowilangon ini, pemdes telah bekerjasama dengan SMA Negeri 1 Manyar, SMK PGRI 1 Gresik dan Universitas Muhamadiyah Gresik (UMG).
Sementara itu, Edi Susanto guru les yang dihadirkan Pemdes Yosowilangon untuk mengajar di Balai Desa menyambut positif program ini.
Keprihatinan pria lulusan S2 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Surabaya ini terhadap anak-anak pelajar yang kecanduan Gadget menjadikan motivasinya turut membantu program pemdes Yosowilangon.
“Saya ingin menyebarkan ilmu. Keprihatinan saya terhadap pelajar yang lebih memilih nyangkruk di warung kopi sambil main hp daripada tetap belajar pada waktu libur menjadi motivasi saya membantu pemdes,” tuturnya.
Pria yang masih menjadi dosen di UPN Surabaya ini menjelaskan, untuk sementara les gratis di balai desa ini fokus pada mata pelajaran Matematika.
Dirinya mengaku siap mengajar jika nanti antusias anak-anak sekitar desa Yosowilangon semakin banyak.
“Ayo untuk anak-anak desa Yosowilangon mari bergabung belajar bersama secara gratis di hari minggu. Pendaftaran bisa ke staf Balai Desa Yosowilangon,” pungkasnya.(ivn/lio)








