KOTA BATU – Batu Love Garden (Baloga) menjadi pusatnya wahana dengan konsep utama budidaya tanaman. Di area Baloga Market ada Pameran Terarium, sebuah miniatur dari ekosistem lingkungan.
Terarium merupakan sebuah versi mini dari ekosistem-ekosistem tanaman di planet bumi. Terarium banyak digunakan sebagai penghias interior ruangan karena nilai estetikanya dan seni.
“Terarium adalah karya seni tanaman hias yang asalnya dari Jepang. Tanamannya biasa ditaruh di akuarium kaca, prisma kaca, atau media figura gitu. Tergantung kreatifitas pembuatnya,” terang Audrey, salah satu desainer Batu Love Garden.
Terarium biasanya menggunakan tanaman seperti kaktus, tillandsia (tanaman udara) dan sukulen.
Untuk mulai membuat Terarium, bahan-bahannya sederhana. Ada wadah gelas kaca, tanaman, kerikil kecil, potongan arang aktif, lumut, dan hiasan-hiasan lain.
“Terarium ini sendiri tanaman hias yang low maintenance dan easy care. Cuma butuh tiga atau empat hari sekali untuk disemprot air,” terang Audrey.
Untuk Anda yang menyukai tanaman tapi kurang ada waktu untuk merawatnya, memelihara Terarium bisa jadi pilihan yang pas.
Selain dipamerkan, Terarium di Terrarium Gallery by Hanami Annya ini bisa dibawa pulang juga oleh pengunjung. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 35 ribu hingga belasan juta.
Pengunjung yang ingin memulai hobi baru merangkai Terarium juga bisa mencari bahan-bahan yang diperlukan di Terarium Galery Baloga Market ini. Bahan-bahan mereka diimpor langsung dari luar negeri, jadi kualitasnya juga yang terbaik.
Selain Terarium, ada banyak lagi tanaman hias lainnya dan kuliner-kuliner nusantara di Baloga Market.










Balas
Lihat komentar