Horor! 7 Gerbong Kereta Berjalan Tanpa Lokomotif, Anjlok di Stasiun Kota Lama Malang

Kereta Lokomotor Mengalami Kecelakaan
Kereta Tanpa Lokomotor Mengalami Kecelakaan - Foto: Pungky Ansiska

KOTA MALANG – Warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun Kota Malang dihebohkan dengan gerbong kereta tanpa lokomotif yang tiba-tiba berjalan dengan kencang. Akibatnya gerbong tersebut menabrak ekskavator mini yang berada di pinggir rel Stasiun Kota Malang, Rabu (18/11).

Salah satu warga, Slamet S Effendy (50) mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.25 WIB.

“Jadi saat kejadian, saya sedang berada di lantai dua rumah. Saya melihat di jalur satu rel ada kereta Penataran jurusan Surabaya-Blitar melintas. Lalu dua menit kemudian tiba tiba dari arah utara atau dari arah Stasiun Malang Kota Baru, datang tujuh rangkaian gerbong kereta tanpa lokomotif berjalan kencang di jalur rel dua. Diperkirakan kecepatan gerbong tanpa lokomotif berjalan sekitar 40 km per jam,” ujar Slamet.

Slamet melanjutkan untuk jalur rel dua memang sedang ada perbaikan penggantian rel. Sehingga disekitaran jalur rel dua banyak pekerja serta satu buah alat berat ekskavator mini yang berada di pinggir rel.

“Saya pun langsung meneriaki para pekerja tersebut untuk segera menjauh dari lokasi kejadian. Kemudian rangkaian gerbong itu langsung menabrak bagian belakang alat berat ekskavator. Gerbong masih tetap berjalan ke arah selatan, namun karena rel jalur dua masih dalam perbaikan dan diputus, sehingga gerbong kereta itu lepas dan anjlok dari rel. Kalau rel kereta itu menyambung dan tidak putus, ya gerbong itu bisa terus berjalan,” bebernya.

Dirinya menerangkan gerbong tersebut tidak ada penumpangnya sama sekali. Karena gerbong tanpa lokomotif itu merupakan gerbong langsiran.

“Tujuh rangkaian gerbong tanpa lokomotif itu merupakan gerbong langsir dari Kereta Gajayana jurusan Malang-Jakarta yang mau berangkat. Sehingga saat kejadian, gerbong itu masih belum ada penumpangnya sama sekali,” tambahnya.

Sementara itu dari pantauan Blok-A di lokasi kejadian, tiga gerbong keluar dari rel. Sedangkan empat gerbong lainnya masih berada di atas rel jalur dua.

Saat ini rangkaian gerbong masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi. Nampak pula beberapa petugas Polsuska berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Sementara Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto melalui press rilisnya membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Telah terjadi anjlokan rangkaian langsiran kereta cadangan di Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 14 as roda. Rangkaian terdiri 7 gerbong kereta, dimana yg anjlok adalah gerbong kereta ke-1 s/d ke-4. Dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Saat ini kejadian tersebut masih dalam tahap penyeledikan,” tandasnya.

Exit mobile version